arti inkarnasi | Mengapa Tuhan yang Berinkarnasi pada Akhir Zaman adalah Perempuan?
Pada akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa yang berinkarnasi telah menampakkan diri untuk bekerja dan mengungkapkan banyak kebenaran. Ini telah ditampilkan di internet dan mengguncangkan seluruh dunia, karena semakin banyak orang yang menyelidiki penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa. Jelas bahwa Tuhan yang datang berinkarnasi dan mengungkapkan kebenaran sepenuhnya memperlihatkan kuasa firman Tuhan dan kemahakuasaan Tuhan. Ketika mereka menyelidiki jalan yang benar, banyak orang memahami bahwa firman yang diungkapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa itu berotoritas, berkuasa, bahwa semuanya adalah kebenaran dan berasal dari Tuhan, dan mereka diyakinkan tanpa keraguan lagi. Namun, ketika mereka mendengar bahwa Kristus akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah perempuan, banyak yang tidak setuju dan tidak mau menerima Dia. Mereka berpikir bahwa ketika Tuhan Yesus datang, Dia adalah laki-laki, Roh Kudus juga bersaksi bahwa Tuhan Yesus adalah “Anak yang dikasihi” pada waktu itu, dan Alkitab juga memuat catatan seperti itu, jadi ketika Tuhan datang kembali, Dia akan menjadi laki-laki, menurut gambar Tuhan Yesus orang Yahudi. Dia sama sekali takkan menjadi perempuan. Sebanyak apa pun kebenaran yang diungkapkan Tuhan Yang Mahakuasa dan sebesar apa pun pekerjaan yang Dia lakukan, mereka tidak mau menerima, apalagi mencari dan menyelidiki. Alasan mereka adalah, “Jika Tuhan Yang Mahakuasa adalah laki-laki, aku pasti percaya, tetapi jika Dia perempuan, apa pun yang kaukatakan, aku takkan pernah percaya, karena Tuhan Yesus adalah laki-laki.” Karena itu, mereka kehilangan kesempatan untuk menyambut kedatangan Tuhan kembali dan jatuh ke dalam bencana, yang mana ini sangat disayangkan. Lantas, benarkah pernyataan dan pandangan orang-orang beragama ini? Apakah semua itu sesuai dengan nubuat Alkitab? Apakah semua itu memiliki dasar dalam firman Tuhan? Sama sekali tidak. Ini karena Tuhan Yesus tidak menyebutkan entah Dia akan menjadi laki-laki atau perempuan ketika Dia datang kembali, dan Roh Kudus tidak bersaksi entah Anak Manusia akan menjadi laki-laki atau perempuan ketika Dia datang kembali. Alkitab juga tidak menubuatkan entah Tuhan akan menjadi laki-laki atau perempuan ketika Dia datang kembali pada akhir zaman. Ini adalah bukti yang cukup bahwa perkataan dan pandangan manusia tidak memiliki dasar alkitabiah dan tak lain hanyalah gagasan dan imajinasi manusia. Banyak orang bertanya, “Mengapa Tuhan yang berinkarnasi pada akhir zaman adalah perempuan dan bukan laki-laki?” Di sini, saya akan membagikan beberapa pemahaman pribadi saya tentang pertanyaan ini.
继续阅读“Mengapa Tuhan yang Berinkarnasi pada Akhir Zaman adalah Perempuan?”