Kesaksian Rohani Kristen 2021 – “Kepalsuan Orang yang Suka Menyenangkan Semua Orang”

Kesaksian Kristen Terbaru 2021 – “Kepalsuan Orang yang Suka Menyenangkan Semua Orang” | khotbah pertobatan

Ketika sang tokoh utama bertemu dengan Saudari Liu, seorang diaken penginjilan, dia memperhatik

an bahwa dalam persekutuannya, Saudari Liu jarang menggabungkan firman Tuhan untuk memahami dan menganalisis watak rusaknya sendiri. Sebaliknya, dia sering kali membicarakan tentang keberhasilan jalan masuk positifnya sendiri untuk pamer. Sang tokoh utama ingin menunjukkan masalah Saudari Liu, tetapi tidak melakukannya karena takut menyinggungnya. Melalui makan dan minum firman Tuhan, dia menyadari bahwa ketika dia melihat masalah tetapi tetap diam saja, dia sedang menjadi orang yang suka menyenangkan semua orang, yang egois dan curang dalam upaya untuk melindungi hubungannya dengan orang lain. Dia memahami bahwa orang yang suka menyenangkan semua orang sama sekali bukanlah orang baik, tetapi orang jahat yang menipu orang lain dan merugikan diri mereka sendiri. Setelah memahami hal ini, dia angkat bicara dan membantu Saudari Liu, dan mendapati bahwa menerapkan kebenaran dan menjadi orang yang jujur membuat dia merasa damai dan tenteram.

Pertobatan Sejati

Orang-orang hidup di dunia untuk ketenaran, keuntungan, makanan, pakaian, dan kesenangan. Mereka menjalani hidup yang sibuk, tetapi pada akhirnya mereka masih kosong. Saya tidak mengerti, bagaimana hidup seseorang bisa bermakna dan berharga?

Renungan Kristen Hari ini | Orang-orang hidup di dunia untuk ketenaran, keuntungan, makanan, pakaian, dan kesenangan. Mereka menjalani hidup yang sibuk, tetapi pada akhirnya mereka masih kosong. Saya tidak mengerti, bagaimana hidup seseorang bisa bermakna dan berharga?

Firman Tuhan yang Relevan:

Sejak manusia menemukan ilmu-ilmu sosial, pikiran manusia telah menjadi disibukkan dengan ilmu dan pengetahuan. Kemudian ilmu dan pengetahuan telah menjadi alat yang digunakan untuk memerintah umat manusia, dan tidak ada lagi ruang yang cukup bagi manusia untuk menyembah Tuhan, dan tidak ada lagi suasana yang mendukung penyembahan kepada Tuhan. Kedudukan Tuhan telah turun semakin rendah di hati manusia. Tanpa Tuhan di dalam hatinya, dunia batin manusia gelap, tanpa pengharapan dan hampa. Selanjutnya banyak ilmuwan sosial, ahli sejarah, dan politisi telah bermunculan untuk mengungkapkan teori-teori ilmu sosial, teori evolusi manusia, serta teori-teori lainnya yang bertentangan dengan kebenaran bahwa Tuhan menciptakan manusia, untuk memenuhi hati dan pikiran manusia. Dan dengan demikian, mereka yang percaya bahwa Tuhan yang menciptakan segalanya telah menjadi semakin sedikit, dan mereka yang percaya pada teori evolusi menjadi semakin banyak jumlahnya. Semakin lama semakin banyak orang yang memperlakukan catatan tentang pekerjaan Tuhan dan firman-Nya pada zaman Perjanjian Lama sebagai mitos dan legenda. Di dalam hati mereka, orang menjadi acuh tak acuh pada martabat dan kebesaran Tuhan, pada prinsip bahwa Tuhan itu ada dan berkuasa atas segala sesuatu. Kelangsungan hidup umat manusia dan nasib negara-negara serta bangsa-bangsa tidak penting lagi bagi mereka, dan manusia hidup dalam dunia hampa yang hanya mengurusi makan, minum, dan mengejar kesenangan. … Hanya sedikit orang yang menyadari kewajibannya untuk mencari tempat di mana Tuhan melakukan pekerjaan-Nya saat ini, atau mencari tahu bagaimana Dia mengendalikan dan mengatur tempat tujuan manusia. Dengan demikian, tanpa sepengetahuan manusia, peradaban manusia menjadi semakin tidak mampu memenuhi keinginan manusia, dan bahkan banyak orang yang merasa bahwa, dengan hidup di dunia seperti itu, mereka merasa tidak lebih berbahagia dibandingkan orang-orang yang sudah meninggal. Bahkan orang-orang yang berasal dari negara-negara yang tadinya berperadaban tinggi pun mengutarakan keluhan seperti ini. Karena tanpa tuntunan Tuhan, berapa banyak pun penguasa dan ahli sosiologi yang memeras otak mereka untuk melestarikan peradaban manusia, semuanya sia-sia saja. Tak seorang pun dapat mengisi kehampaan dalam hati manusia, karena tak seorang pun dapat menjadi hidup manusia, dan tidak ada teori sosial yang dapat membebaskan manusia dari kehampaan yang dideritanya. Ilmu, pengetahuan, kebebasan, demokrasi, kesenangan, hiburan: semua ini hanya memberikan penghiburan yang sementara bagi manusia. Bahkan dengan hal-hal ini, manusia pasti akan berbuat dosa dan meratapi ketidakadilan yang ada di masyarakat. Hal-hal ini tidak dapat mengekang keinginan dan hasrat manusia untuk mencari. Ini karena manusia diciptakan oleh Tuhan dan pengorbanan serta pencarian manusia yang sia-sia hanya dapat membawa manusia pada semakin banyak kesedihan dan hanya dapat menyebabkan manusia berada dalam keadaan ketakutan, tidak akan tahu cara menghadapi masa depan umat manusia, atau cara menghadapi perjalanan yang terbentang di depan. Manusia bahkan akan menjadi takut terhadap ilmu dan pengetahuan, dan bahkan lebih takut lagi terhadap perasaan hampa. Di dunia ini, terlepas dari apakah engkau tinggal di negara yang menganut kebebasan atau di negara yang tidak mengakui hak asasi manusia, engkau sama sekali tak dapat meluputkan diri dari nasib umat manusia. Apakah engkau adalah yang memerintah atau yang diperintah, engkau sama sekali tidak dapat melepaskan diri dari keinginan untuk menyelidiki nasib, misteri, dan tempat tujuan umat manusia, apalagi melepaskan dirimu dari perasaan hampa yang membingungkan. Fenomena seperti ini, yang lazim dialami oleh semua umat manusia, disebut fenomena sosial oleh para ahli sosiologi, tetapi belum ada satu pun orang hebat yang mampu memecahkan masalah tersebut. Manusia, bagaimanapun juga, hanyalah manusia, dan kedudukan serta kehidupan Tuhan tidak dapat digantikan oleh siapa pun. Umat manusia tidak hanya membutuhkan masyarakat yang adil, tempat di mana setiap orang mendapat cukup makanan dan diperlakukan dengan setara serta mendapat kebebasan, yang dibutuhkan umat manusia adalah keselamatan Tuhan dan perbekalan-Nya untuk kehidupan mereka. Ketika manusia menerima keselamatan Tuhan dan perbekalan-Nya untuk kehidupan mereka, barulah kerinduan untuk mencari, dan kehampaan rohani manusia dapat terpenuhi.

继续阅读“Orang-orang hidup di dunia untuk ketenaran, keuntungan, makanan, pakaian, dan kesenangan. Mereka menjalani hidup yang sibuk, tetapi pada akhirnya mereka masih kosong. Saya tidak mengerti, bagaimana hidup seseorang bisa bermakna dan berharga?”

Renungan Hari Ini: Kuasai Tiga Prinsip sehingga Kehidupan Rohani Anda Mencapai Hasil

renungan harian hari ini: Kuasai Tiga Prinsip sehingga Kehidupan Rohani Anda Mencapai Hasil

Pernahkah engkau dihadapkan dengan kebingungan ini, bahwa meskipun engkau melakukan perenungan dan berdoa setiap hari, engkau tetap belum mendapatkan banyak hal apa pun atau merasa tergerak? Mengapa demikian? Bagaimana kita bisa mendapatkan hasil dari renungan harian kita? Asalkan kita mengikuti tiga prinsip penerapan di bawah ini, kita dapat meningkatkan apa yang kita dapatkan dari kehidupan rohani kita dan kita akan bertumbuh lebih cepat dalam kehidupan.

1. Berfokus pada Menenangkan Dirimu Sendiri di Hadapan Tuhan dalam Perenungan

Menemukan pendekatan yang tepat untuk perenungan diperlukan agar kehidupan rohani kita menghasilkan buah. Pertama, kita harus menenangkan diri kita sendiri di hadapan Tuhan. Semakin kita melakukan ini, semakin mudah untuk mendapatkan pencerahan dan penerangan Roh Kudus. Jika kita tidak mampu menenangkan diri kita, maka ketika membaca firman Tuhan, kita masih memiliki hal-hal di pikiran kita seperti pekerjaan, sekolah, dan keluarga. Kemudian akhirnya kita hanya melakukan perenungan dengan asal-asalan dan tanpa antusiasme atau komitmen apa pun dan sekadar memenuhi tuntutan Tuhan dalam perenungan kita karena kita tidak semata-mata berfokus pada menyembah Tuhan dan berdoa lalu membaca firman-Nya. Itu membuat kita tidak mungkin menerima pencerahan apa pun dari Roh Kudus, bahkan jika kita memahami arti harfiah firman Tuhan.

Firman Tuhan berkata: “Kehidupan rohani yang normal adalah kehidupan yang dijalani di hadapan Tuhan. Ketika berdoa, orang dapat menenangkan hatinya di hadapan Tuhan, dan melalui doa, dia dapat mencari pencerahan Roh Kudus, mengenal firman Tuhan, dan memahami kehendak Tuhan. Dengan makan dan minum firman Tuhan, orang bisa mendapatkan pemahaman yang lebih jelas dan lebih menyeluruh mengenai pekerjaan Tuhan sekarang ini. Mereka juga bisa mendapatkan jalan penerapan yang baru, dan tidak akan berpegang teguh pada jalan penerapan yang lama; semua yang mereka lakukan akan bertujuan untuk mencapai pertumbuhan dalam kehidupan” (“Tentang Kehidupan Rohani yang Normal” dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”). “Jika engkau ingin hatimu benar-benar damai di hadapan Tuhan, engkau harus bekerja sama secara sadar. Ini artinya masing-masing dari engkau semua harus memiliki waktu untuk bersaat teduh, waktu di mana engkau mengesampingkan orang, peristiwa, dan hal-hal lainnya, menenangkan hatimu dan berdiam diri di hadapan Tuhan. Setiap orang harus memiliki catatan renungan pribadi, mencatat pengetahuan mereka tentang firman Tuhan dan bagaimana roh mereka digerakkan, terlepas apakah perenungan itu ‘mendalam’ atau ‘dangkal’; setiap orang harus secara sadar menenangkan hati mereka di hadapan Tuhan. Jika engkau dapat mempersembahkan satu atau dua jam setiap hari bagi kehidupan rohani yang benar, kehidupanmu hari itu akan terasa diperkaya dan hatimu akan terang dan jernih. Jika engkau menjalani kehidupan rohani seperti ini setiap hari, hatimu akan dapat kembali menjadi milik Tuhan, rohmu semakin lama akan menjadi semakin kuat, keadaanmu akan terus meningkat, engkau akan menjadi lebih mampu menempuh jalan yang dipimpin oleh Roh Kudus, dan Tuhan akan melimpahkan berkat yang lebih besar kepadamu. Tujuan dari kehidupan rohanimu adalah untuk dengan sengaja mendapatkan kehadiran Roh Kudus. Tujuannya bukanlah untuk menaati aturan ataupun melakukan ritual keagamaan, tetapi untuk sungguh-sungguh bertindak selaras dengan Tuhan, untuk sungguh-sungguh mendisiplinkan tubuhmu—inilah yang harus dilakukan manusia, jadi engkau semua harus melakukan hal ini dengan upaya maksimal” (“Kehidupan Rohani yang Normal Memimpin Orang menuju Jalan yang Benar” dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”). Kita dapat memahami dari firman Tuhan bahwa berlatih menenangkan hati kita di hadapan Tuhan diperlukan untuk kehidupan rohani yang baik. Sebelum melakukan perenungan, kita perlu secara sadar menjauh dari apa pun yang dapat mengganggu kita, menjauh dari semua orang, peristiwa, dan hal-hal yang dapat menjauhkan hati kita dari Tuhan. Secara umum, hati kita lebih damai di pagi hari, sebelum kita telah berurusan dengan hal-hal kecil yang tak terhitung banyaknya yang muncul dalam hidup kita dan di tempat kerja. Kita bisa berdoa kepada Tuhan di pagi hari, memberitahukan kepada-Nya semua tentang kesulitan dan kekurangan kita; kita dapat membaca firman Tuhan dengan saksama, merenungkan dan mencari kehendak-Nya dan jalan penerapan. Semakin kita menenangkan diri kita sendiri di hadapan Tuhan dengan cara ini, semakin besar kemungkinan kita untuk mendapatkan pekerjaan Roh Kudus. Ini adalah cara yang lebih baik untuk mendapatkan sesuatu dari perenungan kita dan keadaan rohani kita akan terus meningkat.
继续阅读“Renungan Hari Ini: Kuasai Tiga Prinsip sehingga Kehidupan Rohani Anda Mencapai Hasil”

Mengapa Orang Kristen Akan Tertimpa Sakit Penyakit? Bagaimana Seharusnya Kita Mengalami Penyakit?

Oleh Du Shuai

Frasa “Beralih ke dokter mana pun yang dapat Anda temukan ketika Anda sakit kritis” secara langsung mencerminkan perasaan cemas, ketidakberdayaan, dan kepanikan orang-orang ketika mereka sakit. Sebagai orang Kristen, meskipun kita tahu bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Tuhan, bahwa Tuhan memberi kita nafas dan bahwa Tuhan mengatur hidup dan mati manusia, kita masih akan merasa bingung tentang apa yang harus dilakukan ketika menghadapi penyakit. Karena itu aku bingung tentang hal ini: Ketika penyakit menimpa kita, bagaimana kita harus mengalaminya agar dapat menghadapinya dengan tenang dan memiliki iman yang benar kepada Tuhan? Aku sering berdoa dan mencari kepada Tuhan tentang hal ini, dan mencari serta bersekutu dengan saudara-saudara. Setelah beberapa waktu, aku mengerti: Ketika kita sakit, hanya dengan memahami apa maksud Tuhan di balik kita sakit dan dengan menguasai empat prinsip, barulah kita dapat mengatasi perasaan gelisah, panik dan tidak berdaya, serta membangkitkan iman yang sejati kepada Tuhan. Di sini aku akan membagikan pemahaman yang sederhana dengan saudara-saudari, berharap dapat membantu kita semua.

继续阅读“Mengapa Orang Kristen Akan Tertimpa Sakit Penyakit? Bagaimana Seharusnya Kita Mengalami Penyakit?”

Renungan Kristen Hari ini: Apa itu Renungan Rohani yang Sejati?

cara dekat dengan tuhan: Apa itu Renungan Rohani yang Sejati?

Oleh Li Cheng

Saudari sedang membaca firman Tuhan

Sebagai orang Kristen, kehidupan rohani adalah pelajaran wajib bagi kita setiap hari. Banyak orang Kristen yang taat bangun pagi-pagi untuk mulai membaca Alkitab dan menyanyikan lagu rohani. Pada waktu-waktu biasa, mereka tidak pernah meninggalkan persekutuan … Tapi setelah beberapa tahun, mengapa tidak memahami perkataan Tuhan, dan sama sekali tidak memahami kehendak Tuhan. Terkadang dalam persekutuan atau renungan rohani, masih bisa tertidur, tidak ada pencerahan Roh Kudus, dan tidak ada banyak pertumbuhan dalam hidup? Beberapa orang bingung: “Mengapa renungan rohani kita tidak dapat mencapai hasil? Apa yang disebut sebagai renungan rohani yang sejati? Bagaimana renungan rohani dapat mencapai hasil yang baik? Renungan Kristen hari ini, akan membahas topik ini dari dua aspek.

继续阅读“Renungan Kristen Hari ini: Apa itu Renungan Rohani yang Sejati?”

Tiga Cara bagi Orang Kristen untuk menang atas pencobaan

Khotbah Kristen | Tiga Cara bagi Orang Kristen untuk menang atas pencobaan

Saudari Jingxing, Korea Selatan

Saudara-saudari,

Aku berharap damai Tuhan beserta kalian! Tidak jarang, segala jenis pertempuran roh akan terjadi di sepanjang kita beriman dan mengikuti Tuhan. Ada pencobaan-pencobaan yang menyangkut uang, status dan nama, pencobaan-pencobaan antara laki-laki dan perempuan, juga fitnah dari orang-orang yang tidak percaya, halangan dan tekanan dari orang-orang terkasih, dan juga pengejaran dan penganiayaan oleh suatu rezim yang jahat. Kadang, bencana yang sama sekali tidak diharapkan menimpa kita. Alkitab mengatakan: “Sadarlah, waspadalah, karena si Iblis, lawanmu itu, sama seperti singa yang mengaum, berjalan keliling mencari mangsa untuk ditelan” (1 Petrus 5:8). Firman Tuhan mengatakan: “Di bumi, berbagai macam roh jahat selalu berkeliaran mencari tempat untuk beristirahat, dan tanpa henti mencari mayat-mayat manusia yang dapat dimakan.” (“Bab 10, Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta” dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”). Tidak sekejap pun Iblis tidak ada di samping kita, memeras otaknya untuk memakai setiap orang, peristiwa, atau hal untuk mencobai, menguji, dan menganiaya kita, berusaha untuk membuat kita tenggelam ke dalam kejahatan, ke dalam bencana dan untuk menjauhkan kita sendiri dari Tuhan, untuk mengkhianati-Nya sehingga pada akhirnya kita bisa ditelan sepenuhnya olehnya. Jika kita tidak memiliki kebenaran, kita juga tidak memiliki kearifan; jika kita tidak dapat melihat pertempuran roh dengan jelas, jika kita tidak dapat tinggal dengan teguh dalam firman Tuhan, kemungkinan kita akan ikut dengan kenikmatan dan kesenangan daging, jatuh ke dalam jarring Iblis dan kehilangan kesaksian kita. Sebagai orang Kristen, belajar bagaimana mengenali tipu muslihat Iblis sangat penting. Jadi, apa yang dapat kita lakukan untuk memampukan diri kita sendiri mendeteksi tipu muslihat Iblis di tengah-tengah pertempuran roh dan memberi kesaksian bagi Tuhan? Aku hendak membagikan persekutuan dengan kalian tentang tiga jalan penerapan untuk menang atas pencobaan Iblis.

继续阅读“Tiga Cara bagi Orang Kristen untuk menang atas pencobaan”

Cara Berdoa Agar Didengar oleh Tuhan: Menyelesaikan 3 Masalah adalah Kuncinya

belajar berdoa kristen | Cara Berdoa Agar Didengar oleh Tuhan: Menyelesaikan 3 Masalah adalah Kuncinya

Oleh Saudara Zhang Liang

Kita semua berharap doa-doa kita dapat didengar oleh Tuhan, tetapi kita seringkali tidak mendapatkan jawaban Tuhan ketika berdoa, dan juga tidak dapat merasakan kehadiran Tuhan. Kita tidak dapat menahan diri kita untuk bertanya-tanya: apa yang terjadi? Mengapa Tuhan tidak mendengarkan doa kita? Bagaimana berdoa agar selaras dengan kehendak Tuhan? Hari ini kita akan berbicara tentang tiga prinsip tentang doa. Setelah ketiga-tiganya masalah ini diselesaikan, doa kita akan didengar oleh Tuhan.

ezgif.com-gif-maker (1)

1. Apakah kamu berdoa agar kehidupan kamu bertumbuh?

Di sebagian besar waktu, kita berdoa kepada Tuhan adalah demi untuk mendapatkan rawatan untuk penyakit, keamanan di rumah, agar anak-anak mendapatkan pekerjaan yang baik dan hal-hal lain yang berkaitan dengan keuntungan pribadi kita. Ketika kita berdoa seperti ini, kita sebenarnya ingin diberkati dari Tuhan dan meminta Tuhan untuk melakukan apa yang kita inginkan. Kita tidak memperlakukan Tuhan sebagai Tuhan. Doa semacam itu hanya dapat membuat Tuhan membenci kita, dan Tuhan juga tidak akan mendengarkan doa seperti ini.

Tuhan Yesus berkata: “Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu. Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu” (Lukas 12:29-31) Kehendak Tuhan adalah untuk membiarkan kita mempraktekkan dan menghayati firman Tuhan, mendapatkan kebenaran dan kehidupan di dalam firman Tuhan, mencapai keselarasan dengan Tuhan, dan akhirnya bisa memasuki kerajaan Tuhan. Oleh itu, kita harus berdoa tentang bagaimana mempraktikkan dan mengalami Firman Tuhan. Dengan ini, Tuhan akan menuntun kita melalui pekerjaan-Nya, dan kita akan memahami kebenaran secara terus-menerus, dan menghayati firman Tuhan. Sama seperti kita yang sering menipu demi untuk mempertahankan harga diri kita, status kita, uang kita, kepentingan kita, dan lain-lain. Meskipun kita mengetahui bahwa itu adalah kejahatan, kita masih melakukan kejahatan tanpa kendali; sekalipun kadang-kadang mulut kita tidak mengatakan apa-apa, tetapi hati kita berpikir tentang bagaimana mempertahankan ketenaran, keuntungan dan status kita sendiri, dan bagaimana bertindak agar kepentingan pribadi kita tidak dirugikan. Ketika kita menyadari bahwa kita ingin berbohong dan menipu, kita harus datang kepada Tuhan dan berdoa: “Oh Tuhan! Saya melihat bahwa saya tidak bisa sederhana dan jujur seperti seorang anak kecil, dan saya sering bisa berbohong dan menipu tanpa sadar.

继续阅读“Cara Berdoa Agar Didengar oleh Tuhan: Menyelesaikan 3 Masalah adalah Kuncinya”

Orang Kristen Harus Menguasai Tiga Poin dalam Renungan Malam untuk Mencapai Hasil

doa kristen | Orang Kristen Harus Menguasai Tiga Poin dalam Renungan Malam untuk Mencapai Hasil 

Renungan merupakan pelajaran yang sangat diperlukan bagi kita umat Kristen setiap hari. Selain renungan pagi hari, renungan malam juga merupakan waktu yang tepat bagi kita untuk mendekatkan diri dengan Tuhan. Cara mencapai hasil dalam renungan malam perlu menguasai 3 poin. Silahkan baca artikel ini.

Oleh Amerika Serikat Cindy

Renungan dapat mempertahankan hubungan normal kita dengan Tuhan dan membantu pertumbuhan rohani kita. Ini juga merupakan pilihan yang baik bagi kita untuk renungan malam, karena kita menghentikan kesibukan di malam hari dan menjauh dari kebisingan dunia luar, hati kita mudah untuk tenang di hadapan Tuhan dan dekat dengan Tuhan. Bagaimana kita bisa mencapai hasil yang baik dalam renungan malam kita? Silahkan baca artikel di bawah ini.

继续阅读“Orang Kristen Harus Menguasai Tiga Poin dalam Renungan Malam untuk Mencapai Hasil”

4 Tips Tentang Cara Membangun Hubungan Dengan Tuhan

Khotbah Kristen | 4 Tips Tentang Cara Membangun Hubungan Dengan Tuhan 

Cara membangun hubungan yang benar dengan Tuhan? Selama Anda menguasai empat poin berikut, hubungan Anda dengan Tuhan akan menjadi lebih dekat

Oleh Saudari Xiamo, Tiongkok

Cara membangun hubungan dengan Tuhan, ini adalah topik yang menjadi perhatian setiap orang Kristen. Alkitab berkata: “Mendekatlah kepada Tuhan, dan Dia akan mendekat kepada engkau” (Yakobus 4:8). Sebagai orang Kristen, hanya dengan mendekat kepada Tuhan dan memiliki interaksi yang nyata dengan Tuhan, kita dapat mempertahankan hubungan yang normal dengan Tuhan dan memperoleh pekerjaan Roh Kudus. Ini seperti halnya dua orang yang saling bergaul, yang hanya bisa menjaga hubungan dekat untuk waktu yang lama dengan menjadi lebih terbuka satu sama lain, lebih banyak berkomunikasi ketika mereka menghadapi masalah, dan dengan memahami dan menghormati satu sama lain. Namun, di zaman kehidupan yang serba cepat ini, pekerjaan yang sibuk, hubungan yang rumit, dan tren sosial yang jahat menarik kita ke dalamnya dan makin memenuhi kita. Hati kita mudah diganggu oleh orang-orang, peristiwa dan hal-hal dari dunia luar, dan itu mencegah kita mempertahankan hubungan yang normal dengan Tuhan. Ini menuntun kita menjadi makin jauh dari Tuhan dan, ketika menghadapi masalah, kita menjadi sangat sulit menenangkan diri di hadapan Tuhan, mendekat kepada Tuhan dan mencari pencerahan dan bimbingan Roh Kudus. Ketika melakukan sesuatu, kita sering melakukannya tanpa arah atau tujuan yang benar, dan roh kita terus-menerus dalam keadaan kehampaan dan kegelisahan. Jadi bagaimana tepatnya kita dapat mempertahankan hubungan yang dekat dengan Tuhan? Kita hanya perlu memahami empat poin di bawah ini, dan hubungan dengan Tuhan pasti akan menjadi lebih dekat.

继续阅读“4 Tips Tentang Cara Membangun Hubungan Dengan Tuhan”

Bagaimana Cara Orang Kristen Berdoa Dapat Efektif

cara berdoa kristen | Bagaimana Cara Orang Kristen Berdoa Dapat Efektif 

Doa adalah cara agar kita bisa dekat dengan Tuhan, tahukah Anda bagaimana berdoa agar didengar oleh Tuhan? Artikel ini akan memberi tahu Anda tiga cara berdoa.Apakah Anda berdoa setiap hari? Apakah Anda tahu doa Anda sesuai dengan kehendak Tuhan atau tidak? Bagaimana doa dapat didengar oleh Tuhan? Silakan melihat khotbah Kristen dan temukan jalan penerapan.

Jilin, Zhang Liang

Sebagai orang Kristen, doa adalah kursus wajib kita sehari-hari dan satu-satunya cara bagi kita untuk mendekati Tuhan. Tuhan Yesus berkata: “Dan segala sesuatu, apa pun yang kamu minta dalam doa dengan percaya, pastilah kamu akan menerimanya” (Matius 21:22). Dari sini kita bisa pahami bahwa apapun masalah atau kesulitan yang kita hadapi, selama kita benar-benar berdoa kepada Tuhan, Tuhan akan mendengarkan doa kita dan membantu kita mengatasi kesulitan. Tetapi ada saudara dan saudari bertanya, mengapa terkadang mereka tidak mendapat tanggapan dari Tuhan setelah berdoa. Bagaimana berdoa yang efektif? Mari kita bersekutu bersama tentang tiga cara berdoa. Selama kita menguasai ketiga unsur berdoa ini, Tuhan pasti akan mendengarkan doa-doamu.

继续阅读“Bagaimana Cara Orang Kristen Berdoa Dapat Efektif”