Lagu Rohani Kristen 2021 | “Kita Telah Diangkat ke Hadapan Takhta”

Banyak orang Kristen tidak tahu bahwa pengangkatan akhir zaman bukanlah pengangkatan secara langsung ke surga!

Lagu Rohani Kristen 2021 | “Kita Telah Diangkat ke Hadapan Takhta”

Kita t’lah diangkat ke hadapan takhta Tuhan,

kar’na anug’rah dan b’las kasihan-Nya.

Kasih ‘tuk Tuhan timbul di hati

orang kudus yang tak goyah dalam imannya.

M’reka yakin bahwa Tuhan s’jati t’lah jadi daging,

Dia Tuan atas semesta dan mem’rintah s’galanya.

Diteguhkan oleh Roh, bukti yang mutlak.

Itu tak ‘kan pernah b’rubah!

Tuhan Mahakuasa, kini Kaubuka mata kami.

Buta m’lihat, lumpuh berjalan, kusta disembuhkan.

Jendela surga Kaubuka ‘tuk kami

‘tuk lihat rahasia alam spiritual.

Firman-Mu m’nembus kami;

继续阅读“Lagu Rohani Kristen 2021 | “Kita Telah Diangkat ke Hadapan Takhta””

Zaman Nuh Telah Tiba: Bagaimana Kita Bisa Menaiki Bahtera Akhir Zaman?

akhir zaman menurut kristen | Zaman Nuh Telah Tiba: Bagaimana Kita Bisa Menaiki Bahtera Akhir Zaman? 

Apa Yang Harus Kita Simpulkan Dari Tanda-tanda munculnya Zaman Nuh?

Seluruh umat manusia sekarang hidup di bawah kekuasaan Iblis dan menjadi semakin rusak dari hari ke hari. Hal-hal positif dikutuk, dan hal-hal negatif semakin dijunjung tinggi oleh orang-orang di dunia, dan umat manusia sekarang adalah pendukung besar kejahatan. Terutamanya di seluruh kota besar, orang dapat melihat bar karaoke, restoran, dan klub dansa di mana pun, didalamnya masing-masing penuh dengan kejahatan dan pergaulan bebas. Orang-orang bersenang-senang dalam makan, minum, memanjakan diri dalam nafsu fisik, dan mereka telah kehilangan martabat dan integritas mereka. Tidak lagi ada cinta di antara orang-orang, dan semua orang sangat egois dan tercela. Untuk mendapatkan uang atau keuntungan, orang bersaing satu sama lain, bersekongkol dan menipu satu sama lain, dan bahkan bertengkar. Bahkan kakak beradik, orang tua dan anak, teman dan kerabat juga terlalu banyak yang berselisih demi keuntungan. Bukan hanya orang-orang kafir yang bertindak seperti ini, terdapat juga banyak saudara dan saudari yang percaya kepada Tuhan yang tidak dapat menjaga ajaran Tuhan, tetapi mengikuti tren dunia, mengejar keuangan, mendambakan kekayaan, dan memperebut status. Beberapa orang percaya tidak menghadiri persekutuan gereja, dan ketika mereka menghadiri persekutuan, banyak dari mereka hanya mengikuti untuk bersenang-senang, ataupun bertujuan mempromosikan dagangan mereka, mencari pasangan, membuat kontak, dan sebagainya. Gereja perlahan-lahan berasimilasi dengan dunia. Sekarang, di dunia yang menganjurkan kejahatan dan memutarbalikkan kebenaran, tidak ada seorang pun yang mencintai kebenaran atau mengambil inisiatif untuk mencari pekerjaan dan penampakan Tuhan, dan tidak ada yang berpikir tentang bagaimana menjadi orang jujur dan berjalan di jalan yang benar dalam kehidupan yang sesuai dengan firman Tuhan. Sebaliknya, setiap orang mendambakan kejahatan, bahkan mereka menyerahkan diri pada kejahatan, dan bertindak tanpa terkendali.

继续阅读“Zaman Nuh Telah Tiba: Bagaimana Kita Bisa Menaiki Bahtera Akhir Zaman?”

Mengapa Tuhan mengizinkan orang Kristen mengalami penderitaan?

Khotbah Kristen | Mengapa Tuhan mengizinkan orang Kristen mengalami penderitaan?

Banyak orang Kristen merasa bingung: Tuhan adalah kasih dan Dia mahakuasa, jadi mengapa Dia mengizinkan kita menderita? Mungkinkah Dia telah meninggalkan kita? Dulu pertanyaan ini selalu membingungkanku, tetapi akhir-akhir ini, melalui doa dan pencarian, aku mendapatkan sedikit pencerahan dan penerangan. Hal ini telah menyelesaikan kesalahpahamanku akan Tuhan, dan aku menjadi paham bahwa penderitaan bukan berarti bahwa Tuhan membuang kita, tetapi sebaliknya penderitaan diatur oleh Tuhan dengan sangat saksama untuk menyucikan dan menyelamatkan kita. Ujian dan pemurnian ini adalah kasih karunia Tuhan yang terbesar bagi kita!

Ujian dan Pemurnian Merupakan Kasih Karunia Tuhan yang Terbesar

Tuhan berfirman: “Dan Aku akan membawa bagian ketiga itu melewati api, dan akan memurnikan mereka seperti perak dimurnikan, dan akan mengujinya seperti emas diuji: mereka akan memanggil nama-Ku, dan Aku akan mendengar mereka: Aku akan berkata, Ini adalah umat-Ku: dan mereka akan berkata, Yahweh adalah Tuhanku” (Zakharia 13:9). “Lihatlah, Aku telah memurnikan engkau, tetapi tidak dengan perak; Aku telah memilih engkau dalam tungku penderitaan” (Yesaya 48:10). Dan dalam 1 Petrus 5:10 dikatakan, “Tetapi Tuhan, sumber segala kasih karunia, yang sudah memanggil engkau kepada kemuliaan kekal-Nya dalam Kristus Yesus, setelah engkau menderita sebentar, menjadikanmu sempurna, menegakkan, menguatkan, membuatmu kokoh.”

继续阅读“Mengapa Tuhan mengizinkan orang Kristen mengalami penderitaan?”

Apakah Anda Ingin Tahu Mengapa Orang-orang Farisi dengan Ganas Menentang Tuhan Yesus?

Saudara dan saudari:

Salam sejahtera dalam Tuhan! Saat berbicara tentang orang Farisi, aku percaya bahwa saudara-saudari tidak asing lagi dengan mereka. Orang Farisi adalah pemimpin tingkat atas Yudaisme di Zaman Hukum Taurat. Mereka menguasai Alkitab dan mahir dalam hukum-hukum Taurat dan peraturan. Nenek moyang mereka menantikan Mesias selama beberapa generasi. Namun, ketika Tuhan Yesus menampakkan diri dan bekerja, orang Farisi dengan panik menentang dan mengutuk Tuhan Yesus, pada akhirnya mereka menyalibkan Tuhan Yesus dan melakukan kejahatan yang keji. Tuhan Yesus mengutuk orang Farisi berkali-kali dan menetapkan “tujuh celaka” kepada mereka dengan berkata: “Celakalah engkau, ahli-ahli Taurat dan orang-orang farisi, orang munafik!” (Matius pasal 23). Namun, kebanyakan saudara-saudari tidak dapat memahami asal mula dan esensi penentangan orang Farisi terhadap Tuhan Yesus. Mereka berpikir bahwa orang Farisi menguasai Alkitab, melintasi lautan dan daratan untuk berkhotbah, sering menjelaskan Alkitab di rumah-rumah ibadah, berdoa di depan orang banyak, dan terlihat sangat saleh. Mengapa mereka dapat melakukan perbuatan jahat yang menolak dan mengutuk Tuhan Yesus? Apa alasannya? Rekan-rekanku dan aku telah membahas pertanyaan ini berkali-kali, tetapi tidak pernah mendapat jawaban yang memuaskan. Baru-baru ini, aku bertemu dengan seorang pengkhotbah yang telah percaya kepada Tuhan selama bertahun-tahun. Melalui persekutuannya yang sabar, aku menyadari bahwa penolakan dan pengutukan orang-orang Farisi terhadap Tuhan Yesus bukanlah kebetulan, tetapi ditentukan oleh esensi mereka. Sekarang adalah waktu yang kritis untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus. Untuk menghindari kita menempuhi jalan orang Farisi yang menentang Tuhan dan melakukan kejahatan melawan dan mengutuk Tuhan, hari ini kita akan membahas alasan mengapa orang Farisi menentang Tuhan. Semoga Tuhan memimpin kita! Izinkan aku berbicara tentang pencerahan dan pemahamanku:

继续阅读“Apakah Anda Ingin Tahu Mengapa Orang-orang Farisi dengan Ganas Menentang Tuhan Yesus?”

Apakah Orang Yang Sering Berdosa Bisa Masuk ke Kerajaan Surga

cara masuk surga kristen | Apakah Orang Yang Sering Berdosa Bisa Masuk ke Kerajaan Surga

Ketika berbicara memasuki kerajaan surga, percaya bahwa ini adalah harapan terbesar setiap orang percaya.Tetapi saat menunggu Tuhan menjemput kita dan masuk ke kerajaan surga, beberapa orang akan bingung: Tuhan itu kudus dan kita masing sering berdosa, hidup dalam lingkaran dosa, tidak dapat menerapkan ajaran Tuhan, apakah memenuhi syarat untuk masuk kerajaan surga? Sebenarnya, pertanyaan ini sangat krusial, dan ini berkaitan langsung dengan takdir kita. Lantas, bisakah orang yang sering berdosa masuk ke kerajaan surga? Orang macam apa yang bisa masuk kerajaan surga? Mari kita bicarakan bersama.

继续阅读“Apakah Orang Yang Sering Berdosa Bisa Masuk ke Kerajaan Surga”

Apakah Inkarnasi itu? Apa Hakikat dari Inkarnasi?

arti inkarnasi | Apakah Inkarnasi itu? Apa Hakikat dari Inkarnasi? 

Ayat Alkitab untuk Referensi:

“Dan Firman itu menjadi manusia, dan tinggal di tengah-tengah kita, (dan kita melihat kemuliaan-Nya, kemuliaan sebagai Putra Tunggal Bapa,) dipenuhi kasih karunia dan kebenaran” (Yohanes 1:14).

“Akulah jalan, kebenaran, dan hidup” (Yohanes 14:6)

“Aku dan Bapaku adalah satu” (Yohanes 10:30)

“Yesus berkata kepadanya: Bukankah Aku sudah lama bersama kalian dan engkau masih belum mengenalKu, Filipus? Siapa yang sudah melihat-Ku, melihat Bapa; dan bagaimana bisa engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami? Apakah engkau tidak percaya Aku di dalam Bapa, dan Bapa di dalam Aku? Firman yang Aku sampaikan kepadamu bukan dari diri-Ku sendiri; melainkanBapa yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku: atau percayalah karena segala pekerjaan itu sendiri” (Yohanes 14:9-11).

Apakah Inkarnasi itu? Apa Hakikat dari Inkarnasi?

继续阅读“Apakah Inkarnasi itu? Apa Hakikat dari Inkarnasi?”

Memahami Hati Tuhan Dapat Menyingkirkan Pemahaman yang Salah

bertobat kristen akan memungkinkan Anda menemukan jalan menyingkirkan dosa dan memahami pertobatan seperti apa yang sesuai dengan kehendak Tuhan.

Memahami Hati Tuhan Dapat Menyingkirkan Pemahaman yang Salah | renungan pertobatan

Oleh Saudara Chen Gang, Provinsi Hebei

Firman Tuhan berkata: “Supremasi, kebesaran, kekudusan, toleransi, kasih Tuhan, dan lain sebagainya—setiap detail dari masing-masing aspek watak dan esensi Tuhan diungkapkan secara nyata setiap kali Ia melakukan pekerjaan-Nya, diwujudkan dalam kehendak-Nya bagi manusia, dan juga digenapi serta tecermin pada diri setiap orang. Terlepas dari apakah engkau pernah merasakannya sebelumnya, Tuhan memelihara setiap orang dengan segala cara yang memungkinkan, menggunakan hati-Nya yang tulus, hikmat-Nya, dan berbagai metode untuk menghangatkan hati setiap orang dan membangunkan roh setiap orang. Ini fakta yang tidak terbantahkan” (“Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri I” dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”). Setelah membaca firman Tuhan, aku melihat bahwa semua yang Tuhan lakukan penuh dengan kasih dan belas kasihan-Nya, juga kepedulian-Nya kepada kita. Semua tindakan Tuhan adalah yang paling bermanfaat untuk kita, dan yang paling kita butuhkan; selama kita mencari dan mengalaminya dengan sungguh-sungguh, kita akan merasakan kasih-Nya ini. Namun, karena ketidaktahuanku tentang watak dan esensi Tuhan, aku sering kali berada dalam keadaan salah paham, curiga, dan defensif terhadap Tuhan, dan aku tidak mampu menyerahkan hatiku kepada-Nya. Setiap kali ada tugas untuk dilakukan, aku selalu berusaha menghindarinya atau menolak melakukannya, sehingga aku kehilangan banyak kesempatan untuk memperoleh kebenaran. Beberapa waktu yang lalu, karena diperhadapkan pada keadaan nyata serta penghakiman dan hajaran dari firman Tuhan, aku pun memperoleh sedikit pemahaman tentang natur Iblis dalam diriku, juga sedikit pengetahuan nyata mengenai esensi Tuhan yang indah dan baik; baru pada saat itulah aku menyingkirkan beberapa pemahamanku yang salah tentang Dia.

继续阅读“Memahami Hati Tuhan Dapat Menyingkirkan Pemahaman yang Salah”

Lagu Rohani Kristen 2021 | “Tuhan Berkenan akan Pertobatan Raja Niniwe”

 Umat Kristen harus memahami arti pertobatan, yang secara langsung berhubungan dengan apakah kita dapat diperkenankan oleh Tuhan

Lagu Rohani Terbaru 2021 | “Tuhan Berkenan akan Pertobatan Raja Niniwe”

Bait 1

Saat raja Niniwe dengar

Yahweh hendak menghancurkan m’reka,

dia bangkit dari takhta, tanggalkan jubahnya,

pakai kain kabung, duduk dalam abu,

juga p’rintahkan s’mua memakainya,

tak seorang pun boleh makan,

tapi harus sungguh memohon kepada Tuhan.

继续阅读“Lagu Rohani Kristen 2021 | “Tuhan Berkenan akan Pertobatan Raja Niniwe””

Aku Telah Menemukan Rumah yang Sejati

khotbah tentang pertobatan | Aku Telah Menemukan Rumah yang Sejati 

Oleh Saudari Yangyang, Amerika Serikat

Ketika aku berumur tiga tahun, ayahku meninggal. Pada saat itu, ibuku baru saja melahirkan adik laki-lakiku, dan nenekku, karena percaya takhayul, berkata ibu dan adikkulah yang menyebabkan kematian ayahku. Karena tidak punya pilihan lain, ibu harus membawa adikku ke rumah ayahnya untuk bisa hidup, jadi sejauh yang bisa kuingat aku tinggal bersama kakek dan nenekku. Walau kakek nenekku memperlakukanku dengan baik, aku tetap merasa kesepian dan benar-benar ingin bersama ibu dan adikku. Aku merindukan kasih ibu yang sama yang diterima anak-anak lain. Sebenarnya, yang kuminta tidak banyak–aku hanya menginginkan keluarga yang sejati, seorang ibu yang menyayangiku dengan baik, yang bisa berbagi perasaannya yang sebenarnya denganku. Namun, bahkan permintaan sekecil ini berubah menjadi harapan yang terlalu tinggi, karena aku hanya bisa bertemu ibuku di akhir pekan. Kapan pun aku ada masalah di sekolah, ibu juga tidak pernah mendampingiku; aku bagaikan setangkai bunga rumput di pinggir jalan yang tidak menarik perhatian siapa pun. Seiring waktu, aku menjadi sangat rendah diri, aku menyimpan segala sesuatu di hatiku dan tidak mampu berinisiatif untuk berinteraksi dengan orang lain. Ketika aku berumur 16 tahun, beberapa orang di desaku pergi bekerja di luar negeri, dan pemikiran itu menggodaku. Aku berpikir: situasi di rumahku sangat tidak baik. Jika aku pergi ke luar negeri, maka aku bisa mencari nafkah sendiri bahkan bisa memberikan sebagian uang pendapatanku kepada keluargaku. Dengan begitu aku bisa membantu keluargaku untuk hidup sedikit lebih baik.

继续阅读“Aku Telah Menemukan Rumah yang Sejati”

Firman Tuhan Harian – “Hanya dengan Mengalami Pemurnian, Manusia Dapat Memiliki Kasih Sejati” – Kutipan 508

Firman Tuhan Hari ini – “Hanya dengan Mengalami Pemurnian, Manusia Dapat Memiliki Kasih Sejati” – Kutipan 508

Jika orang jatuh ke dalam pengaruh Iblis, mereka tidak memiliki kasih kepada Tuhan dalam diri mereka, dan visi, kasih, serta tekad mereka sebelumnya telah lenyap. Dahulu orang merasa bahwa mereka harus menderita bagi Tuhan, tetapi kini mereka berpikir bahwa melakukan itu sungguh memalukan, dan mereka berkeluh kesah tiada henti. Inilah pekerjaan Iblis, suatu tanda bahwa manusia telah jatuh ke dalam wilayah kekuasaan Iblis. Apabila engkau mengalami keadaan ini, engkau harus berdoa, dan membalikkan situasi secepat engkau bisa—ini akan melindungimu terhadap serangan Iblis. Selama berlangsungnya pemurnian yang pahitlah manusia menjadi paling rentan jatuh ke dalam pengaruh Iblis, jadi bagaimanakah seharusnya engkau mengasihi Tuhan selama pemurnian seperti itu? Engkau harus membulatkan tekadmu, menyerahkan hatimu di hadapan Tuhan dan mengabdikan seluruh waktumu untuk-Nya. Bagaimanapun cara Tuhan memurnikanmu, engkau harus mampu melakukan kebenaran guna memuaskan kehendak Tuhan, dan engkau sendiri harus berinisiatif mencari Tuhan dan melakukan persekutuan. Pada masa-masa seperti ini, semakin engkau pasif, semakin negatif pula engkau akan bersikap, dan semakin mudah bagimu untuk mengalami kemunduran. Ketika perlu bagimu untuk menunaikan fungsimu, walaupun engkau tidak menunaikannya dengan baik, engkau melakukannya sebaik yang engkau bisa dan melakukannya semata-mata dengan menggunakan kasihmu kepada Tuhan; apa pun yang orang lain katakan—entah mereka mengatakan bahwa engkau melakukannya dengan baik, atau engkau melakukannya dengan buruk—niatmu sudah benar, dan engkau tidak menganggap diri benar, karena engkau bertindak atas nama Tuhan. Ketika orang lain salah menafsirkanmu, engkau mampu berdoa kepada Tuhan dan berkata: “Ya, Tuhan! Aku tidak meminta orang lain menoleransiku, atau memperlakukan aku dengan baik, juga tidak meminta agar mereka mengerti atau menyetujui aku. Aku hanya meminta agar aku mampu mengasihi-Mu dalam hatiku, agar aku tenang di dalam hatiku, dan agar hati nuraniku jernih. Aku tidak meminta orang lain memujiku, atau menghormatiku; aku hanya berusaha untuk memuaskan-Mu dari hatiku; aku menjalani peranku dengan segenap kemampuanku, dan walaupun aku dungu dan bodoh, berkualitas rendah dan buta, aku tahu bahwa Engkau indah, dan aku rela mengabdikan segala yang kumiliki kepada-Mu.” Begitu engkau berdoa seperti ini, kasihmu kepada Tuhan akan muncul, dan engkau akan merasakan kelegaan yang lebih besar dalam hatimu. Inilah yang dimaksud dengan menyatakan kasih kepada Tuhan. Saat engkau mengalami pemurnian, engkau akan gagal dua kali dan berhasil satu kali, atau gagal lima kali dan berhasil dua kali, dan saat engkau mengalami dengan cara ini, hanya di tengah kegagalanlah engkau akan bisa melihat keindahan Tuhan dan menemukan hal-hal yang kurang dalam dirimu. Ketika di kemudian hari engkau menghadapi keadaan seperti itu, engkau harus berhati-hati, mengendalikan langkah-langkahmu, dan berdoa lebih sering. Engkau akan secara bertahap mengembangkan kemampuan untuk menang dalam situasi-situasi seperti itu. Ketika itu terjadi, doa-doamu telah menjadi efektif. Pada saat engkau mendapati dirimu berhasil kali ini, engkau akan merasa puas dalam dirimu, dan ketika engkau berdoa engkau akan bisa merasakan Tuhan, dan bahwa hadirat Roh Kudus tidak meninggalkanmu—hanya pada saat itulah engkau akan tahu bagaimana Tuhan bekerja dalam dirimu. Melakukan dengan cara ini akan memberimu jalan pengalaman. Jika engkau tidak melakukan kebenaran, engkau tidak akan mengalami hadirat Roh Kudus dalam dirimu. Namun, jika engkau melakukan kebenaran saat menghadapi berbagai hal sebagaimana adanya, maka meskipun dalam batinmu engkau terluka, Roh Kudus akan besertamu setelahnya, engkau akan mampu merasakan hadirat Tuhan ketika engkau berdoa, engkau akan memiliki kekuatan untuk menerapkan firman Tuhan, dan selama persekutuan dengan saudara-saudarimu tidak ada yang membebani hati nuranimu dan engkau akan merasa damai, dan dengan cara ini, engkau akan mampu secara terus terang mengungkapkan apa yang telah engkau lakukan. Apa pun yang orang lain katakan, engkau akan mampu memiliki hubungan yang normal dengan Tuhan, engkau tidak akan dikekang oleh orang lain, engkau akan bangkit di atas segalanya—dan dalam hal ini, engkau akan menunjukkan bahwa penerapan firman Tuhan yang engkau lakukan sudah efektif.

Dikutip dari “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”

cara berdoa agama kristen | Doa Orang Kristen: Cara Berdoa Agar Tuhan Mau Mendengar