Apa arti doa yang benar?

doa kristen | Apa arti doa yang benar?

Firman Tuhan yang Relevan:

Apa arti doa yang benar? Itu berarti menyampaikan isi hatimu kepada Tuhan, bersekutu dengan Tuhan setelah memahami kehendak-Nya, berkomunikasi dengan Tuhan lewat firman-Nya, merasa sangat dekat dengan Tuhan, merasa bahwa Dia ada di depanmu, dan bahwa ada sesuatu yang akan engkau katakan kepada-Nya. Hatimu merasa penuh dengan terang dan engkau merasakan betapa indahnya Tuhan itu. Engkau merasa sangat terinspirasi, dan mendengar kata-katamu, saudara-saudarimu merasa bersyukur. Mereka akan merasa bahwa kata-kata yang engkau ucapkan adalah kata-kata di dalam hati mereka, kata-kata yang ingin mereka ucapkan, seakan-akan perkataanmu mewakili apa yang akan mereka katakan. Inilah arti doa yang benar. Setelah engkau memanjatkan doa yang benar, di dalam hatimu engkau akan merasa damai dan bersyukur. Kekuatan untuk mengasihi Tuhan akan bangkit, dan engkau akan merasa bahwa tidak ada apa pun dalam hidup ini yang lebih berharga atau lebih penting daripada mengasihi Tuhan. Semua ini membuktikan bahwa doamu efektif.

继续阅读“Apa arti doa yang benar?”

Firman Tuhan Harian – “Cara Mengenal Tuhan yang di Bumi” – Kutipan 319

Dalam menghadapi pekerjaan yang sibuk, kita tidak dapat melakukan renungan rohani secara normal sehingga hubungan kita dengan Tuhan menjadi renggang. Apa yang harus kita lakukan? renungan harian kristen singkat memulihkan hubungan Anda dengan Tuhan dan semakin dekat dengan Tuhan.

Cara Mengenal Tuhan yang di Bumi” – Kutipan 319 | Firman Tuhan Hari ini

Engkau semua senang menerima upah di hadapan Tuhan dan menjadi objek kemurahan di mata-Nya. Ini merupakan harapan setiap orang setelah mulai beriman kepada Tuhan, karena manusia dengan sepenuh hati berjuang untuk hal yang lebih tinggi dan tidak seorang pun mau tertinggal dari orang lain. Inilah jalan manusia. Justru karena alasan ini, banyak di antaramu tidak henti-hentinya berusaha menjilat Tuhan untuk memperoleh kemurahan Tuhan yang di surga, tetapi sebenarnya, kesetiaan dan ketulusan hatimu kepada Tuhan jauh lebih rendah daripada kesetiaan dan ketulusan hatimu kepada diri sendiri. Mengapa Aku mengatakan ini? Karena Aku sama sekali tidak mengakui kesetiaanmu kepada Tuhan, dan Aku bahkan menyangkal bahwa Tuhan berada dalam hatimu. Jadi bisa dikatakan, Tuhan yang engkau semua sembah, Tuhan samar yang engkau semua kagumi, sama sekali tidak ada. Alasan Aku dapat mengatakan ini dengan sangat pasti adalah karena engkau semua terlalu jauh dari Tuhan yang sejati. Alasan mengapa engkau semua memiliki kesetiaan adalah karena keberadaan berhala di dalam hatimu, dan mengenai diri-Ku, Tuhan yang tampak tidak besar maupun kecil di matamu, yang engkau semua lakukan hanyalah mengakui Aku dengan kata-kata. Ketika Aku berbicara tentang jauhnya jarakmu dari Tuhan, Aku mengacu pada seberapa jauh engkau dari Tuhan yang sejati, sementara Tuhan yang samar tampaknya dekat. Ketika Aku mengatakan “tidak besar,” ini mengacu pada bagaimana Tuhan yang engkau semua percayai pada saat ini tampaknya hanya merupakan pribadi tanpa kemampuan yang hebat; pribadi yang tidak terlalu mulia. Ketika Aku mengatakan “tidak kecil,” ini berarti bahwa, walaupun pribadi ini kau anggap tidak dapat memanggil angin dan memerintahkan hujan, Ia dapat memanggil Roh Tuhan untuk melakukan pekerjaan yang mengguncangkan langit dan bumi, membuat manusia sepenuhnya bingung. Dari luar, engkau semuanya tampak sangat taat kepada Kristus yang di bumi ini, tetapi pada hakikatnya engkau tidak memiliki iman kepada-Nya, juga tidak mengasihi-Nya. Yang Aku maksudkan adalah bahwa pribadi yang benar-benar engkau semua imani adalah Tuhan yang samar yang ada dalam perasaanmu, dan yang sungguh-sungguh engkau kasihi adalah Tuhan yang engkau rindukan siang dan malam, tetapi yang tidak pernah engkau lihat secara langsung. Sementara bagi Kristus ini, imanmu sangat kecil, dan kasihmu kepada-Nya bukanlah apa-apa. Iman berarti keyakinan dan kepercayaan, kasih berarti pemujaan dan kekaguman di dalam hati, tidak pernah terpisahkan. Namun, iman dan kasihmu terhadap Kristus yang sekarang ini sangat kekurangan hal ini. Ketika menyangkut iman, bagaimanakah engkau semua beriman kepada-Nya? Ketika menyangkut kasih, dengan cara apakah engkau semua mengasihi-Nya? Engkau semua jelas tidak memiliki pemahaman tentang watak-Nya, apalagi mengetahui hakikat-Nya, jadi bagaimana engkau semua beriman kepada-Nya? Di manakah kenyataan imanmu kepada-Nya? Bagaimana engkau semua mengasihi-Nya? Di mana kenyataan kasihmu untuk-Nya?

继续阅读“Firman Tuhan Harian – “Cara Mengenal Tuhan yang di Bumi” – Kutipan 319″

Mengapa kedatangan Tuhan kembali meliputi inkarnasi—turun secara diam-diam—dan juga turun dari awan-awan di muka umum?


Ayat Alkitab untuk Referensi:

“Lihatlah, Aku datang bagaikan pencuri” (Wahyu 16:15).

“Dan pada tengah malam terdengar teriakan, ‘Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya'” (Matius 25:6).

“Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku” (Wahyu 3:20).

“Tetapi mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, tidak juga malaikat di surga, maupun Anak, hanya Bapa-Ku yang di surga yang tahu. Tetapi sama seperti pada zaman Nuh, begitu juga saat kedatangan Anak Manusia” (Matius 24:36).

“Dan saat itulah akan muncul tanda Anak Manusia di langit: dan kemudian semua suku bangsa di bumi akan meratap, lalu mereka akan melihat Anak Manusia datang di awan-awan di langit dengan kuasa dan kemuliaan besar” (Matius 24:30).

“Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan; dan setiap mata akan melihat-Nya, juga mereka yang menikam Dia: dan semua orang di bumi akan meratap karena Dia” (Wahyu 1:7).

Firman Tuhan yang Relevan:

Pekerjaan pada akhir zaman bertujuan untuk memisahkan segala sesuatu menurut jenisnya, dan untuk mengakhiri rencana pengelolaan Tuhan, karena waktunya sudah dekat dan hari Tuhan telah tiba. Tuhan membawa semua orang yang memasuki kerajaan-Nya—semua orang yang setia kepada-Nya sampai akhir—ke dalam zaman Tuhan itu sendiri. Namun, sebelum kedatangan zaman Tuhan itu sendiri, pekerjaan Tuhan bukanlah untuk mengamati perbuatan manusia, atau menyelidiki kehidupan manusia, tetapi untuk menghakimi ketidaktaatannya, karena Tuhan akan menyucikan semua orang yang datang ke hadapan takhta-Nya. Semua orang yang telah mengikuti jejak langkah Tuhan sampai hari ini adalah mereka yang telah datang ke hadapan takhta Tuhan, dan dengan demikian, setiap orang yang menerima pekerjaan Tuhan pada tahap terakhir adalah objek penyucian Tuhan. Dengan kata lain, semua orang yang menerima pekerjaan Tuhan pada tahap terakhir adalah objek penghakiman Tuhan.

继续阅读“Mengapa kedatangan Tuhan kembali meliputi inkarnasi—turun secara diam-diam—dan juga turun dari awan-awan di muka umum?”

Nubuat Tentang Bagaimana Tuhan Yesus Kembali di akhir zaman

kedatangan yesus kedua kali memberi tahu kita bahwa Tuhan Yesus sudah kembali, dan hal yang paling penting bagi kita sekarang adalah mencari penampakan Tuhan! Untuk mempelajari lebih lanjut tentang tanda-tanda kedatangan Yesus, silakan baca artikel ini.

tanda tanda akhir zaman menurut alkitab | Nubuat Tentang Bagaimana Tuhan Yesus Kembali di akhir zaman 

Karena sama seperti kilat datang dari arah timur dan bersinar ke arah barat, demikianlah kedatangan Anak Manusia kelak” (Matius 24:27).

Karena itu hendaklah engkau berjaga-jaga: sebab Anak Manusia akan datang pada waktu yang tidak engkau duga” (Matius 24:44).

Lihatlah, Aku datang bagaikan pencuri. Diberkatilah ia yang berjaga-jaga dan menjaga pakaiannya, supaya ia tidak berjalan dengan telanjang, dan dan jangan sampai kemaluannya terlihat” (Wahyu 16:15).

继续阅读“Nubuat Tentang Bagaimana Tuhan Yesus Kembali di akhir zaman”

Nubuat akhir zaman pada dasarnya digenapi, bagaimana sebenarnya Tuhan Yesus kembali?

akhir zaman menurut alkitab wahyu | Nubuat akhir zaman pada dasarnya digenapi, bagaimana sebenarnya Tuhan Yesus kembali? 

Sekarang bencana semakin besar dan sering terjadi gempa bumi, kelaparan, dan perang. Selain itu, dari akhir 2019 hingga 2020, virus corona baru yang muncul di Wuhan, Cina, telah menyebar ke banyak negara. Selain itu, dari September 2019 hingga Januari 2020, kebakaran hutan Australia telah menghancurkan ribuan bangunan. Selain itu, puluhan orang meninggal dan sekitar satu miliar hewan dilaporkan telah terbunuh. Belakangan ini, hujan lebat selama 100 tahun sekali menghantam Australia, menyebabkan banjir, listrik padam di beberapa distrik, dan abu api tersapu ke sungai, yang menewaskan banyak makhluk air tawar. Pada bulan Januari 2020, hujan lebat melanda seluruh Indonesia, sehingga puluhan ribu orang menjadi tunawisma. Selanjutnya, empat bulan darah telah muncul, dan bencana sering terjadi di seluruh dunia. Ini menggenapi nubuat tentang kembalinya Tuhan Yesus, “Dan aku melihat saat Ia membuka meterai keenam, dan, lihatlah, ada gempa bumi yang hebat; dan matahari menjadi hitam seperti kain karung dari rambut, dan bulan menjadi semerah darah …. (Wahyu 6:12) “Karena bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan: dan akan ada kelaparan, wabah, dan gempa bumi, di berbagai tempat. Semua itu adalah awal dari penderitaan'” (Matius 24:6−8). Melihat penggenapan nubuat-nubuat ini, banyak saudara dan saudari dalam Tuhan mengajukan pertanyaan-pertanyaan semacam itu: Karena nubuat-nubuat tentang kembalinya Tuhan Yesus pada dasarnya terpenuhi, apakah Tuhan Yesus telah kembali? Jika demikian, mengapa kita belum menyambut kembalinya Tuhan Yesus? Di mana kita dapat menemukan jejak langkah kaki Tuhan?

继续阅读“Nubuat akhir zaman pada dasarnya digenapi, bagaimana sebenarnya Tuhan Yesus kembali?”

renungan singkat kristen – Yohanes 12 ayat 47-48 Penghakiman akhir zaman

renungan pagi singkat – Yohanes 12 ayat 47-48 Penghakiman akhir zaman

Bacaan Alkitab Hari Ini

Tuhan Yesus berkata: “Dan kalau ada orang yang mendengar perkataan-Ku, dan tidak percaya, Aku tidak menghakiminya: karena Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkan dunia. Dia yang menolak Aku dan tidak menerima firman-Ku, sudah ada yang menghakiminya: firman yang Aku nyatakan, itulah yang akan menghakiminya di akhir zaman”
Yohanes 12:47-48

Dari ayat ini, kita dapat melihat bahwa Tuhan Yesus yang berinkarnasi datang ke bumi hanya untuk menebus umat manusia dari dosa. Meskipun kita telah menerima keselamatan Tuhan Yesus dan pengampunan dosa, sifat berdosa dan watak rusak masih tertanam dalam diri kita, dan masih terikat oleh dosa, dan sering berbohong dan menipu serta menyinggung Tuhan. Dan juga dapat mengungkapkan watak rusak setan seperti kesombongan, keegoisan, hina, kebohongan, dll, hidup dalam lingkaran dosa, yang menyebabkan kita tidak bisa menaati firman Tuhan. Oleh karena itu,di akhir zaman Tuhan akan datang untuk mengungkapkan semua kebenaran untuk menyelamatkan umat manusia, melakukan pekerjaan penghakiman untuk memurnikann sifat berdosa manusia, mengubah watak setan manusia, dan menyelamatkan manusia, dapat takut akan Tuhan dan menaati Tuhan, menjadi orang yang mencintai Tuhan yang dibawa ke dalam kerajaan Tuhan. Dapat dilihat bahwa ungkapan firman penghakiman Tuhan akhir zaman adalah pekerjaan yang sangat penting bagi umat manusia untuk dimurnikan dan diselamatkan.

继续阅读“renungan singkat kristen – Yohanes 12 ayat 47-48 Penghakiman akhir zaman”

Lagu Rohani Kristen 2020 – Menyangkali Kristus Akhir Zaman Berarti Menghujat Roh Kudus

Setiap orang yang percaya kepada Tuhan berharap untuk dapat menyambut Tuhan, dan sekarang nubuat akhir zaman kristen telah terpenuhi, dan Tuhan Yesus telah datang secara diam-diam!

Lagu Rohani Terbaru 2020 – Menyangkali Kristus Akhir Zaman Berarti Menghujat Roh Kudus

Kristus tampak di akhir zaman,
agar semua yang sungguh percaya Dia
mendapat kehidupan, mendapat kehidupan.
Karya-Nya ada ‘tuk akhiri
zaman lama dan bawa zaman baru.
Jalan ini harus ditempuh
semua yang masuk zaman baru.
Bila kau tak dapat akui Dia,
malah kutuk, hujat, aniaya Dia,
kau pasti dibakar s’lamanya,
takkan pernah masuk k’rajaan-Nya.
Kristus-lah pengungkapan
dari Roh Kudus dan Tuhan,
yang Tuhan percayai
‘tuk berkarya di bumi.
Firman Tuhan: “Jika kau tak terima
Kristus di akhir zaman,
maka engkau menghujat Roh Kudus.
Dan ganjaran yang diderita ‘kan jelas bagi semua.”

继续阅读“Lagu Rohani Kristen 2020 – Menyangkali Kristus Akhir Zaman Berarti Menghujat Roh Kudus”

Lagu Rohani Kristen 2020 – Waktu

Kumpulan lagu rohani Kristen. Klik untuk mendengarkan agar Anda memahami pekerjaan Tuhan dan merasakan kasih sejati Tuhan.

lagu untuk firman tuhan 2020 – Waktu

Jiwa kesepian datang dari jauh,

mencari masa lalu dan depan,

membanting tulang, dan mengejar mimpi,

membanting tulang, dan mengejar mimpi.

Tak tahu dari mana datang dan pergi,

Lahir dalam tangisan, memudar putus asa,

lahir dalam tangisan, memudar putus asa,

Biar terinjak-injak, tetap t’rus bertahan.

Kau datang akhiri hidup yang menderita.

Kutangkap harapan, kusambut sinar fajar.

Kumenatap ke dalam kabut, nampak sekilas sosok-Mu.

继续阅读“Lagu Rohani Kristen 2020 – Waktu”

Firman Tuhan Harian – “Keberhasilan atau Kegagalan Tergantung pada Jalan yang Manusia Jalani” – Kutipan 478

Pekerjaan yang sibuk memengaruhi renungan rohani, dan hubungan dengan Tuhan telah terasing. Bagaimana kita dapat memulihkan renungan harian yang normal? Renungan harian online adalah pilihan yang bagus untuk dekat dengan Tuhan.

Firman Tuhan Hari ini – “Keberhasilan atau Kegagalan Tergantung pada Jalan yang Manusia Jalani” – Kutipan 478

Petrus disempurnakan setelah melewati penanganan dan pemurnian. Ia berkata, “Aku harus memuaskan keinginan Tuhan setiap saat. Dalam segala yang kulakukan, aku hanya ingin memuaskan keinginan Tuhan, dan entah aku dihajar, atau dihakimi, aku akan tetap senang melakukannya.” Petrus memberikan segala yang ada padanya kepada Tuhan, dan pekerjaannya, perkataannya, serta seluruh hidupnya semua demi mengasihi Tuhan. Ia adalah seorang yang mencari kekudusan, dan semakin banyak yang dialaminya, semakin besar kasihnya kepada Tuhan jauh di dalam lubuk hatinya. Sementara itu, Paulus hanya melakukan pekerjaan di luar saja, dan meskipun ia juga bekerja keras, jerih lelahnya sekadar untuk dapat bekerja dengan baik dan dengan demikian mendapat upah. Seandainya ia tahu bahwa ia tak akan mendapat upah, ia pasti sudah menyerah dalam pekerjaannya itu. Perkara yang dihiraukan Petrus hanyalah kasih sejati dalam hatinya, dan hal yang praktis serta dapat dicapai. Ia tidak menghiraukan apakah ia akan menerima upah, melainkan apakah wataknya dapat diubahkan. Paulus menghiraukan soal bekerja lebih keras lagi, ia menghiraukan soal pekerjaan dan pengabdian lahiriah, dan doktrin-doktrin yang tidak dialami oleh orang biasa. Ia sama sekali tidak menghiraukan soal perubahan jauh dalam lubuk hatinya dan kasih sejati kepada Tuhan. Pengalaman Petrus bertujuan untuk mencapai kasih sejati dan pengenalan sejati. Pengalamannya bertujuan agar hubungannya lebih dekat dengan Tuhan, dan untuk mendapatkan cara hidup yang praktis. Pekerjaan Paulus dilakukan karena pekerjaan itu dipercayakan kepadanya oleh Yesus, dan untuk mendapatkan hal-hal yang didambakannya, tetapi hal-hal ini tidak berkaitan dengan pengenalan akan dirinya sendiri dan akan Tuhan. Pekerjaannya semata-mata demi meloloskan diri dari hajaran dan penghakiman. Perkara yang dicari Petrus adalah kasih yang murni, dan perkara yang dicari Paulus adalah mahkota kebenaran. Petrus mengalami pekerjaan Roh Kudus selama bertahun-tahun, dan memiliki pengenalan yang praktis tentang Kristus, serta pengenalan yang mendalam akan dirinya sendiri. Jadi, kasihnya kepada Tuhan murni. Bertahun-tahun pemurnian telah meningkatkan pengenalannya akan Yesus dan kehidupan, dan kasihnya adalah kasih yang tak bersyarat, kasih yang spontan, dan ia tak menuntut apa-apa sebagai balasan, tak pula ia berharap mendapat keuntungan apa pun. Paulus bekerja selama bertahun-tahun, tetapi ia tidak memiliki pengenalan yang mendalam akan Kristus, dan pengenalannya akan dirinya sendiri pun sangat sedikit. Ia tak memiliki kasih sama sekali kepada Kristus, dan pekerjaannya serta perjalanan yang dilaluinya bertujuan agar ia mendapatkan penghargaan pada akhirnya. Perkara yang dicarinya adalah mahkota yang paling cemerlang, bukan kasih yang termurni. Ia tidak berusaha secara aktif, tetapi melakukannya secara pasif. Ia tidak melakukan tugasnya, tetapi dipaksa dalam pengejarannya, setelah dicengkram oleh pekerjaan Roh Kudus. Jadi, pengejarannya bukanlah bukti bahwa ia ciptaan Tuhan yang layak. Petruslah ciptaan Tuhan yang layak dan melakukan tugasnya. Manusia berpikir bahwa semua yang berkontribusi kepada Tuhan semestinya mendapat upah, dan semakin besar kontribusi yang diberikan, tentu semakin besar pula perkenanan Tuhan yang semestinya diterimanya. Pada hakikatnya, sudut pandang manusia bersifat jual beli, dan ia tidak berusaha dengan giat melakukan tugasnya sebagai ciptaan Tuhan. Bagi Tuhan, semakin orang mengusahakan kasih sejati kepada Tuhan dan ketaatan penuh kepada Tuhan, yang juga berarti berusaha melakukan tugasnya sebagai ciptaan Tuhan, semakin mereka dapat memperoleh perkenanan Tuhan. Dalam sudut pandang Tuhan, Dia ingin agar manusia dipulihkan pada tugas dan kedudukannya semula. Manusia adalah ciptaan Tuhan, jadi manusia seharusnya tidak melewati batasnya sendiri dengan membuat tuntutan kepada Tuhan, dan seharusnya tidak melakukan apa pun selain melakukan tugasnya sebagai ciptaan Tuhan. Tempat tujuan Paulus dan Petrus ditentukan berdasarkan apakah mereka dapat melakukan tugas mereka sebagai ciptaan Tuhan, dan bukan berdasarkan ukuran kontribusi mereka. Tempat tujuan mereka ditentukan berdasarkan perkara yang mereka cari sejak semula, bukan berdasarkan berapa banyak pekerjaan yang mereka lakukan, atau perkiraaan orang lain mengenai mereka. Jadi, giat mengusahakan tugas kita sebagai ciptaan Tuhan adalah jalan menuju keberhasilan; mengupayakan jalan kasih sejati kepada Tuhan adalah jalan yang paling benar; mengusahakan perubahan pada watak lama seseorang, dan mengusahakan kasih yang murni kepada Tuhan, adalah jalan menuju keberhasilan. Jalan menuju keberhasilan tersebut adalah jalan pemulihan tugas yang semula serta jalan penampakan ciptaan Tuhan yang semula. Inilah jalan pemulihan, serta inilah tujuan semua pekerjaan Tuhan dari awal hingga akhir. Jika pengejaran manusia dinodai dengan tuntutan pribadi yang berlebih-lebihan serta keinginan yang tidak masuk akal, hasil yang dicapai tidak akan berupa perubahan dalam watak manusia. Hal ini bertentangan dengan pekerjaan pemulihan. Pekerjaan itu pasti bukanlah pekerjaan yang dilakukan Roh Kudus, sehingga membuktikan bahwa pengejaran semacam ini tidak berkenan kepada Tuhan. Apakah gunanya pengejaran yang tidak berkenan kepada Tuhan?

Dikutip dari “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Kesaksian Rohani Kristen 2021 – “Penghakiman Takhta Putih yang Besar Telah Dimulai”

Pekerjaan dan penampakan Tuhan Yang Maha kuasa, Kristus pada akhir zaman telah mengguncang bangsa-bangsa dan denominasi-denominasi. Bagaimana seharusnya gadis yang bijaksana memeriksa dan mencari jalan yang benar untuk menyambut Tuhan? Silakan Menonton Video untuk mencari tahu jawabannya.

Kesaksian Kristen Terbaru 2021 – “Penghakiman Takhta Putih yang Besar Telah Dimulai”

Tokoh utama, Jiang Mengxi, adalah seorang Kristen yang taat. Dia menonton banyak video daring tentang penghakiman pada akhir zaman dan percaya ketika Tuhan datang kembali, Dia akan duduk di atas takhta putih yang besar untuk menghakimi semua bangsa dan orang, serta memutuskan akhir manusia. Suatu hari, suaminya memberi tahu dia bahwa Tuhan telah datang kembali ke bumi dalam daging untuk melakukan pekerjaan penghakiman. Ini sangat membuatnya bingung, tetapi dengan membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa, dia memahami bahwa Tuhan melakukan pekerjaan penghakiman-Nya pada akhir zaman dengan mengungkapkan kebenaran untuk mencabut natur berdosa manusia, serta mentahirkan dan menyelamatkan manusia selamanya. Dia mengetahui bahwa Tuhan pada akhirnya akan memisahkan masing-masing menurut jenisnya, dan bahwa penghakiman takhta putih yang besar telah dimulai. Setelah mempelajari lebih jauh, Mengxi menerima pekerjaan Tuhan pada akhir zaman dan menyambut kedatangan Tuhan kembali.

Nubuat akhir zaman Kristen telah digenapi dan Tuhan Yesus sudah kembali! Bagaimana kita dapat menyambut kedatangan Tuhan Yesus? Silakan klik tautan untuk menemukan jalan menyambut kembalinya Tuhan