Firman Tuhan Harian – “Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta: Bab 17” – Kutipan 226

Renungan Harian – “Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta: Bab 17” – Kutipan 226

Aku menggunakan otoritas-Ku di atas muka bumi, membentangkan membeberkan pekerjaan-Ku secara keseluruhan. Segala perkara yang ada dalam pekerjaan-Ku tercermin di atas muka bumi; di bumi umat manusia tidak pernah mampu memahami langkah-Ku di surga, atau merenungkan secara mendalam peredaran dan lintasan Roh-Ku. Sebagian besar umat manusia hanya memahami perkara-perkara kecil di luar roh, tanpa mampu memahami keadaan roh yang sebenarnya. Tuntutan yang Kuajukan terhadap umat manusia tidak berasal dari Aku yang samar di surga, atau Aku yang tak terpahami di bumi: Aku mengajukan tuntutan yang sesuai berdasarkan tingkat pertumbuhan manusia di bumi.

继续阅读“Firman Tuhan Harian – “Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta: Bab 17” – Kutipan 226″

Firman Tuhan Telah Membangunkan saya

Miao Xiao, Kota Jinan, Provinsi Shandong

Dahulu, saya selalu berpikir bahwa ketika Tuhan berkata: “seorang boneka dan pengkhianat yang melarikan diri dari takhta putih yang besar” Dia sedang merujuk kepada orang-orang yang menerima pekerjaan Tuhan di akhir zaman, tetapi kemudian mundur. Maka dari itu, apabila saya melihat saudara-saudari mundur dari jalan ini, entah karena alasan apa pun, hati saya dipenuhi dengan penghinaan terhadap mereka: Nah, ada satu lagi boneka dan pengkhianat yang melarikan diri dari takhta putih yang besar itu, dia pasti akan menerima hukuman Tuhan. Pada saat yang sama, saya merasa saya sudah berlaku benar dengan menerima penghakiman Tuhan dan saya hampir menerimakeselamatan Tuhan.

继续阅读“Firman Tuhan Telah Membangunkan saya”

Film Pendek Rohani Kristen – Perbincangan “ Sudahkah Kau Benar-Benar Bertobat? ” Edisi Subtitle

Film Pendek Rohani Kristen – cara bertobat kristen Perbincangan “ Sudahkah Kau Benar-Benar Bertobat? ” Edisi Subtitle

Bencana kini sedang menimpa kita. Sebuah epidemi menyebar di seluruh dunia, tanda-tanda kedatangan Tuhan telah digenapi, dan mereka yang menantikan penampakan Tuhan sedang merindukan kedatangan Sang Juruselamat, menyelamatkan manusia dari bencana dan membawa kita ke dalam kerajaan surga. Dua ribu tahun yang lalu, Tuhan Yesus mengatakan, “Bertobatlah engkau: karena Kerajaan Surga sudah dekat” (Matius 4:17). Hanya dengan mencapai pertobatan sejati kita dapat diselamatkan dan memasuki kerajaan surga. Namun apa arti pertobatan sejati? Apakah itu artinya percaya kepada Tuhan dan dosa-dosa kita diampuni, tetapi masih sering berbuat dosa, menentang Tuhan, dan hidup dalam dosa serta tidak mampu membebaskan diri dari dosa? Apakah itu artinya berkorban, mengorbankan diri kita sendiri, dan secara lahiriah melakukan perbuatan baik? Perbincangan “Sudahkah Kau Benar-Benar Bertobat?” mengungkapkan jawabannya untuk Anda.

Firman Tuhan Harian – “Kebenaran Sesungguhnya di Balik Karya Penaklukan (1)” – Kutipan 29

Renungan Harian Kristen – “Kebenaran Sesungguhnya di Balik Karya Penaklukan (1)” – Kutipan 29
Umat manusia, yang sangat dirusak oleh Iblis, tidak mengetahui bahwa Tuhan ada dan tidak lagi menyembah Tuhan. Pada mulanya, ketika Adam dan Hawa diciptakan, kemuliaan dan kesaksian Yahweh selalu ada. Tetapi, setelah dirusak Iblis, manusia kehilangan kemuliaan dan kesaksian Tuhan itu karena setiap orang memberontak terhadap Tuhan dan sama sekali berhenti menghormati-Nya. Tujuan pekerjaan penaklukan hari ini adalah untuk memperoleh kembali semua kesaksian dan kemuliaan itu, dan supaya seluruh manusia menyembah Tuhan sehingga ada kesaksian di antara umat ciptaan. Inilah yang perlu dilakukan dalam tahap pekerjaan ini. Bagaimana tepatnya umat manusia akan ditaklukkan? Caranya adalah dengan menggunakan pekerjaan firman ini untuk meyakinkan manusia sepenuhnya; dengan menggunakan pengungkapan, penghakiman, hajaran, dan kutukan tanpa ampun untuk menundukkan manusia secara total; dan dengan menyingkapkan pemberontakan manusia dan menghakimi perlawanannya sehingga ia dapat mengetahui ketidakbenaran dan kecemaran umat manusia, yang akan digunakan untuk menyoroti watak Tuhan yang benar. Yang terutama, penggunaan firman inilah yang akan menaklukkan dan meyakinkan manusia. Firman adalah sarana untuk menaklukkan umat manusia sepenuhnya, dan semua yang menerima penaklukan harus menerima pukulan dan penghakiman dari firman. Proses berfirman saat ini adalah proses menaklukkan. Bagaimana tepatnya manusia harus bekerja sama? Dengan makan dan minum firman ini secara efektif dan memahaminya. Manusia tidak dapat takluk dengan sendirinya. Engkau semua harus—dengan makan dan minum firman ini—mengetahui kerusakan dan kecemaranmu, pemberontakan dan ketidakbenaranmu, dan tersungkur di hadapan Tuhan. Jika engkau dapat memahami kehendak Tuhan lalu melakukannya, dan lebih jauh lagi, memiliki visi, dan jika engkau dapat mematuhi firman ini seluruhnya dan sama sekali tidak melakukan pilihanmu sendiri, engkau sudah akan ditaklukkan. Dan firman inilah yang sudah menaklukkan engkau. Mengapa umat manusia kehilangan kesaksian? Sebab tidak seorang pun percaya kepada Tuhan atau benar-benar berpegang teguh kepada Tuhan di dalam hatinya. Menaklukkan umat manusia berarti memulihkan imannya. Manusia selalu condong kepada dunia, terlalu banyak berharap, menginginkan terlalu banyak untuk masa depan mereka, dan mempunyai permintaan yang terlalu muluk-muluk. Mereka selalu berpikir dan membuat rencana untuk daging mereka, tetapi tidak pernah tertarik dalam mencari jalan percaya kepada Tuhan. Hati mereka telah dikuasai Iblis, mereka kehilangan rasa hormat akan Tuhan, dan mereka menghambakan hatinya kepada Iblis. Tetapi, manusia diciptakan oleh Tuhan. Karena itu, manusia telah kehilangan kesaksian, artinya, ia telah kehilangan kemuliaan Tuhan. Tujuan penaklukan umat manusia adalah untuk merebut kembali kemuliaan rasa hormat manusia kepada Tuhan. Dapat dikatakan begini: ada banyak orang yang tidak mengejar kehidupan dan kalaupun ada, jumlahnya dapat dihitung dengan jari. Manusia sangat peduli akan masa depannya, tetapi tidak sedikit pun peduli pada kehidupan. Ada orang yang memberontak sekaligus menentang Tuhan, menghakimi-Nya secara diam-diam, dan tidak melakukan kebenaran. Untuk saat ini, Aku mengabaikan orang-orang seperti ini dan menahan diri untuk menangani golongan anak-anak pemberontak seperti ini. Kelak engkau akan hidup dalam kegelapan, meratap, dan mengertakkan gigimu. Engkau tidak merasakan keberhargaan terang ketika engkau tinggal di dalamnya, tetapi engkau akan menyadari keberhargaan segera sesudah engkau tinggal di dalam kegelapan. Maka, engkau akan menyesal. Engkau merasa baik-baik saja saat ini, tetapi akan tiba hari ketika engkau akan menyesal. Ketika hari itu tiba; kegelapan turun dan terang pun sirna, betapa terlambatnya sesalmu nanti. Karena engkau belum memahami pekerjaan yang ada saat ini, maka engkau gagal menghargai waktumu kini. Segera sesudah pekerjaan seluruh alam semesta dimulai, artinya, ketika semua yang Aku firmankan hari ini telah menjadi kenyataan, banyak orang akan memegangi kepala sambil menangis getir. Bukankah itu berarti jatuh ke dalam kegelapan dengan ratap tangis dan kertak gigi? Semua orang yang sungguh-sungguh mengejar kehidupan dan disempurnakan akan dapat dipakai, sedangkan semua anak pemberontak yang tidak layak untuk dipakai akan jatuh ke dalam kegelapan, tidak menerima pekerjaan Roh Kudus apa pun, dan tetap tidak dapat memahami apa-apa. Dengan demikian, mereka akan masuk ke dalam hukuman untuk meratap dan menangis. Jika engkau diperlengkapi dengan baik dalam tahap pekerjaan ini dan hidupmu telah matang, engkau adalah orang yang layak untuk dipakai. Jika engkau tidak diperlengkapi dengan baik—walaupun sekiranya engkau diikutsertakan dalam tahap pekerjaan berikutnya—engkau tidak akan layak. Pada saat itu, walaupun engkau ingin memperlengkapi diri, kesempatannya akan sudah berlalu. Tuhan akan sudah pergi; lantas ke mana engkau akan pergi untuk menemukan peluang seperti yang ada di depanmu saat ini; dan ke mana engkau akan pergi untuk menerima latihan yang diberikan secara pribadi oleh Tuhan? Pada saat itu, bukan Tuhan yang berfirman atau memperdengarkan suara-Nya secara pribadi. Engkau hanya akan sanggup membaca apa yang dikatakan hari ini. Bagaimana engkau bisa dengan mudah mengerti? Bagaimana kehidupan di kemudian hari dapat menyamai kehidupan hari ini? Pada saat itu, bukankah tangisan dan kertak gigimu akan menjadi derita maut selagi hidup? Berkat diberikan kepadamu sekarang, tetapi engkau tidak tahu bagaimana menikmatinya; engkau hidup penuh berkat, tetapi engkau tidak menyadarinya. Ini membuktikan bahwa engkau ditakdirkan untuk menderita! Saat ini ada orang yang menentang, beberapa memberontak, dan ada yang mengerjakan ini atau itu. Aku sama sekali mengabaikanmu; jangan dikira Aku tidak tahu kegiatan-kegiatanmu. Bukankah Aku memahami esensimu? Mengapa terus menentang Aku? Bukankah engkau percaya kepada Tuhan untuk mengejar kehidupan dan berkat demi dirimu sendiri? Bukankah demi dirimu sendiri, maka engkau beriman? Saat ini Aku hanya melakukan pekerjaan penaklukan dengan firman-Ku. Segera sesudah pekerjaan penaklukan ini berakhir, kesudahanmu pun akan menjadi jelas. Perlukah Aku perjelas lagi?

Dikutip dari “Kebenaran Sesungguhnya di Balik Karya Penaklukan (1) 

Lagu Pujian Penyembahan 2020 – Semua yang Dibawa oleh Karya dan Firman Tuhan kepada Manusia adalah Kehidupan

Lagu Penyembahan Terbaru 2020 – Semua yang Dibawa oleh Karya dan Firman Tuhan kepada Manusia adalah Kehidupan

Tuhan tak berpegang pada cara yang usang;

tiada larangan dalam karya dan firman-Nya.

Di dalam Tuhan, semua bebas tanpa batasan.

Dia beri manusia kemerdekaan.

Dialah Tuhan yang nyata dan hidup.

Dia berbeda dengan patung dan berhala.

Dia hidup, firman-Nya dan karya-Nya

b’ri hidup dan t’rang, k’merdekaan manusia.

S’bab Dia keb’naran, jalan, dan hidup,

firman dan karya-Nya tidak terbatas.

继续阅读“Lagu Pujian Penyembahan 2020 – Semua yang Dibawa oleh Karya dan Firman Tuhan kepada Manusia adalah Kehidupan”

Firman Tuhan Harian – “Engkau Harus Hidup demi Kebenaran Karena Engkau Percaya kepada Tuhan” – Kutipan 394

Firman Tuhan Hari ini – “Engkau Harus Hidup demi Kebenaran Karena Engkau Percaya kepada Tuhan” – Kutipan 394

Kesalahan terbesar manusia yang beriman kepada Tuhan adalah bahwa imannya hanya dalam perkataan, dan Tuhan tidak ada sama sekali dalam kehidupan praktisnya. Semua manusia, sesungguhnya percaya pada keberadaan Tuhan, namun Tuhan bukanlah bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Banyak doa yang ditujukan kepada Tuhan berasal dari mulut manusia, tetapi Tuhan memiliki sedikit tempat di dalam hatinya, dan demikianlah Tuhan menguji manusia berulang kali. Karena manusia itu cemar, Tuhan tidak memiliki alternatif selain menguji manusia, sehingga ia mungkin merasa malu dan jadi mengenal dirinya sendiri dalam ujian tersebut. Jika tidak, seluruh manusia akan menjadi anak-anak penghulu malaikat, dan menjadi semakin rusak. Selama berlangsungnya kepercayaan manusia pada Tuhan, banyak motif dan tujuan pribadi yang disingkirkan karena ia tidak henti-hentinya ditahirkan oleh Tuhan. Jika tidak, tak seorang pun dapat dipakai oleh Tuhan, dan Tuhan tidak memiliki cara melakukan pekerjaan dalam diri manusia sebagaimana seharusnya Dia lakukan. Tuhan pertama-tama mentahirkan manusia. Dalam proses ini, manusia dapat mengenal dirinya sendiri dan Tuhan dapat mengubah manusia. Hanya setelah ini Tuhan dapat mengerjakan kehidupan-Nya ke dalam manusia, dan hanya dengan cara ini hati manusia dapat sepenuhnya berpaling kepada Tuhan. Jadi, percaya kepada Tuhan tidak sesederhana yang dikatakan manusia. Sebagaimana Tuhan melihatnya, jika engkau hanya memiliki pengetahuan tetapi tidak memiliki firman-Nya sebagai kehidupan; jika engkau hanya terbatas pada pengetahuanmu sendiri tetapi tidak dapat melakukan kebenaran atau menghidupi firman Tuhan, inilah bukti bahwa engkau tidak memiliki hati yang mengasihi Tuhan, dan menunjukkan bahwa hatimu bukanlah milik Tuhan. Mulai mengenal Tuhan dengan percaya kepada-Nya; inilah tujuan akhir dan hal yang dicari manusia. Engkau harus mencurahkan upaya untuk menghidupi firman Tuhan sehingga firman itu dapat terwujud dalam pengamalanmu. Jika engkau hanya memiliki pengetahuan doktrinal, imanmu kepada Tuhan akan sia-sia. Hanya jika engkau kemudian juga melakukan dan menghidupi firman-Nya, imanmu dapat dianggap lengkap dan selaras dengan kehendak Tuhan. Di jalan ini, banyak orang dapat berbicara tentang banyaknya pengetahuan, tetapi pada saat kematian mereka, air mata mereka bercucuran, dan mereka membenci diri sendiri karena telah menyia-nyiakan masa hidupnya dan hidup dengan sia-sia sampai usia tua. Mereka hanya memiliki pemahaman tetapi tidak pernah memiliki kesempatan untuk memuliakan Tuhan. Mereka menghabiskan seluruh hidup mereka berjuang dan bepergian kian kemari, namun pada saat-saat kematian mereka, penyesalan timbul dalam hati mereka. Hanya dalam masa sekarat, banyak yang sadar dan menyadari makna hidup. Apakah ini belum terlambat? Mengapa engkau tidak menggunakan hari itu dengan baik dan mencari kebenaran yang engkau kasihi? Mengapa menunggu sampai besok? Jika dalam hidup ini engkau tidak menderita demi kebenaran atau berusaha mendapatkannya, mungkinkah engkau ingin merasa menyesal di masa sekaratmu? Jika demikian, lalu mengapa percaya kepada Tuhan? Sebenarnya, ada banyak hal di mana, jika manusia hanya mengerahkan upaya sedikit saja, ia dapat melakukan kebenaran dan dengan demikian memuaskan Tuhan. Hati manusia senantiasa dikuasai oleh setan dan karenanya ia tidak bisa bertindak demi Tuhan. Sebaliknya, ia terus-menerus bepergian kian kemari demi daging, dan tidak beroleh keuntungan apa pun pada akhirnya. Karena alasan-alasan inilah manusia mengalami kesukaran dan kesengsaraan tiada hentinya. Bukankah ini siksaan Iblis? Bukankah ini kerusakan daging? Engkau tidak boleh menipu Tuhan hanya dengan mengumbar janji kosong. Sebaliknya, engkau harus mengambil tindakan nyata. Jangan membodohi dirimu sendiri; apa artinya itu? Apa yang bisa engkau peroleh dengan hidup demi daging dan bekerja keras demi ketenaran dan kekayaan?

Dikutip dari “Engkau Harus Hidup demi Kebenaran Karena Engkau Percaya kepada Tuhan”

Renungan Harian Kristen membahas topik-topik seperti gadis-gadis yang bijaksana yang menyambut Tuhan, bagaimana diangkat ke dalam kerajaan surga, diselamatkan dan keselamatan penuh, yang membantu Anda mengetahui penampakan dan pekerjaan Tuhan di akhir zaman dan menyambut kedatangan kembali Tuhan Yesus.

 

Kebenaran Sesungguhnya di Balik Karya Penaklukan (4)

Renungan harian online itu mudah dan praktis digunakan, kita bisa renungan harian dan dekat dengan Tuhan di mana saja, berbagi dengan Anda

Apa artinya disempurnakan? Apa artinya ditaklukkan? Kriteria apa yang harus dimiliki seseorang agar dapat ditaklukkan? Kriteria apa yang harus dimiliki seseorang supaya dapat disempurnakan? Baik penaklukan maupun penyempurnaan keduanya bertujuan untuk menjadikan manusia lengkap sehingga ia bisa dipulihkan kepada gambarnya semula dan dibebaskan dari pengaruh Iblis dan dari watak iblisnya yang rusak. Penaklukan lebih dahulu terjadi dalam proses pembentukan manusia, yang artinya proses tersebut adalah langkah pertama dari pekerjaan itu. Penyempurnaan adalah langkah kedua, atau pekerjaan penutup. Setiap manusia harus melewati tahap ditaklukkan. Jika tidak, ia tidak akan bisa mengenal Tuhan dan tidak akan mengetahui bahwa Tuhan itu ada, yang berarti ia tidak akan bisa mengakui Tuhan. Jika seseorang tidak mengakui Tuhan, tidak mungkin baginya untuk dilengkapi Tuhan sebab ia tidak akan memenuhi persyaratan untuk penyelesaian ini. Jika mengakui Tuhan pun tidak, bagaimana mungkin engkau dapat mengenal-Nya?

继续阅读“Kebenaran Sesungguhnya di Balik Karya Penaklukan (4)”

Lagu Rohani Kristen 2020 – Doa Sejati

Lagu Rohani Kristen 2020 – Doa Sejati  |  doa kristen

Doa s’jati, hatimu bicara pada Tuhan,

berdasar firman, kehendak-Nya.

Doa s’jati, merasakan dekat Tuhan, s’perti Dia di depanmu.

Doa s’jati, banyak bicara pada-Nya,

hatimu akan dicerahkan.

kau ‘kan merasakan keindahan Tuhan, yang mendengar diberkati.

Doa s’jati ‘kan bawa damai sejaht’ra,

s’makin mengasihi Tuhan, rasakan nilai mengasihi-Nya.

S’mua inilah bukti doa yang sejati.

Doa s’jati, bukan s’kedar formalitas, atau prosedur, lafalkan kata.

继续阅读“Lagu Rohani Kristen 2020 – Doa Sejati”

Firman Tuhan Harian – “Kepada Siapa Engkau Setia?” – Kutipan 333

Firman Tuhan Hari ini– “Kepada Siapa Engkau Setia?” – Kutipan 333

Jika Aku menaruh kekayaan di hadapanmu sekalian sekarang dan memberimu kebebasan untuk memilih, dan berjanji bahwa Aku tidak akan mengecammu, maka sebagian besar akan memilih kekayaan dan mengacuhkan kebenaran. Orang-orang yang lebih baik di antara kamu sekalian akan dengan enggan memilih kebenaran dibandingkan kekayaan, sementara mereka yang masih ragu akan menimbang kekayaan di satu tangan dan kebenaran di tangan lainnya. Dengan begini, bukankah sifat aslimu sekalian akan terbukti? Pada saat memilih antara kebenaran dan hal-hal yang kepadanya kamu setia, engkau semua akan membuat keputusan seperti itu dan sikapmu akan tetap sama. Bukankah begitu?

 

继续阅读“Firman Tuhan Harian – “Kepada Siapa Engkau Setia?” – Kutipan 333″

Aku Belajar Cara Memperlakukan Orang Lain dengan Benar

pertobatan adalah  |   Aku Belajar Cara Memperlakukan Orang Lain dengan Benar 

Oleh Saudari Siyuan, Perancis

Suatu hari, Saudara Chen dari gereja kami datang kepadaku. Ia berkata bahwa ia ingin berlatih memberi kesaksian di waktu luangnya dan menawarkan sebagian tenaganya untuk pekerjaan Injil. Oleh karena interaksiku dengan Saudara Chen di masa lalu, aku tahu bahwa ia memiliki watak yang sangat congkak, dan karenanya, aku memiliki berbagai prasangka dan pendapat pribadi tentang dia. Selain itu, aku berpikir bahwa orang-orang yang memberikan kesaksian haruslah memiliki tingkat pengetahuan Alkitab tertentu. Mereka harus mampu menyampaikan kebenaran dengan jelas dan mampu menjawab pertanyaan yang diajukan oleh mereka yang kepadanya kita mengkhotbahkan Injil. Aku merasa bahwa ia tidak memiliki kualitas ini, dan karena itu, aku tidak menyetujuinya. Ketika melihat hal ini, ia berkata, “Berdasarkan kemampuanku, tidakkah menurutmu aku dapat berlatih memberikan kesaksian? Bukankah aku akan menyia-nyiakan bakatku jika tidak memberikan kesaksian?” Mendengarnya mengatakan ini, aku merasa sangat muak dan berpikir, “Apa kau pikir memberikan kesaksian itu hal yang mudah untuk dilakukan?

继续阅读“Aku Belajar Cara Memperlakukan Orang Lain dengan Benar”