Doa yang Tunduk dan Rasional Sangat Penting

Bagaimana orang Kristen melakukan renungan rohani agar hubungan dengan Tuhan menjadi lebih normal? renungan harian kristen 2021 hari ini membantu Anda memasuki kehidupan rohani yang normal dan lebih dekat dengan Tuhan.

lagu pujian rohani | Doa yang Tunduk dan Rasional Sangat Penting

1 Doa-doa orang adalah semacam saluran yang melaluinya Roh Kudus bekerja. Ketika orang berdoa dan mencari selagi mereka berada dalam keadaan yang benar, Roh Kudus pada saat yang sama juga akan bekerja. Ini adalah semacam kerja sama yang harmonis antara Tuhan dan manusia dari dua sudut pandang yang berbeda, dengan kata lain, Tuhanlah yang membantu manusia menyelesaikan beberapa masalah mereka, dan ini sejenis kerja sama saat manusia datang ke hadapan Tuhan. Doa juga salah satu cara Tuhan menyelamatkan dan menahirkan manusia, danselain itu, doa adalah jalan masuk ke dalam kehidupan yang normal. Doa bukanlah ritual. Doa adalah sesuatu yang memiliki makna penting yang sangat mendalam! Jika engkau tahu cara berdoa dan sering berdoa, dengan sikap tunduk kepada Tuhan dan masuk akal, maka keadaan batiniahmu akan seringkali akan jadi normal.

继续阅读“Doa yang Tunduk dan Rasional Sangat Penting”

Firman Tuhan Harian – “Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik VI” – Kutipan 159

Renungan harian online adalah jembatan Anda untuk mendekat dengan Tuhan setiap hari.

Firman Tuhan Hari ini – “Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik VI” – Kutipan 159

Setiap saat Iblis merusak manusia atau menimbulkan bahaya yang tak terkendali, Tuhan tidak berdiam diri saja, demikian pula Dia tidak mengesampingkan atau menutup mata terhadap orang-orang yang telah dipilih-Nya. Semua yang Iblis lakukan sangat jelas dan dipahami oleh Tuhan. Tidak peduli apa pun yang Iblis lakukan, tidak peduli ia menyebabkan munculnya tren apa, Tuhan tahu semua yang Iblis sedang coba untuk lakukan, dan Tuhan tidak menyerahkan mereka yang telah dipilih-Nya. Sebaliknya, tanpa menarik perhatian, secara tenang dan diam-diam, Tuhan melakukan segala sesuatu yang diperlukan. Ketika Tuhan memulai pekerjaan-Nya pada seseorang, ketika Dia telah memilih seseorang, Dia tidak menyatakannya kepada siapa pun, Dia juga tidak menyatakannya kepada Iblis, apalagi membuat gerakan yang besar. Dia hanya melakukan apa yang diperlukan secara diam-diam dan sangat wajar. Pertama, Dia memilih sebuah keluarga bagimu; apa latar belakang keluarga itu, siapa orang tuamu, siapa nenek moyangmu—semua ini sudah ditetapkan oleh Tuhan. Dengan kata lain, ini bukan keputusan yang dibuat oleh-Nya secara mendadak, tetapi ini adalah pekerjaan yang telah dimulai sejak lama. Setelah Tuhan memilih sebuah keluarga untukmu, Dia juga memilih tanggal engkau akan dilahirkan. Tak lama kemudian, Tuhan menyaksikan engkau menangis saat lahir ke dunia, menyaksikan kelahiranmu, menyaksikan saat engkau mengucapkan kata-katamu yang pertama, menyaksikan saat engkau tersandung dan melangkahkan kaki dengan tertatih-tatih untuk pertama kalinya belajar cara berjalan. Pertama engkau melangkahkan satu kaki dan kemudian engkau melangkahkan kaki yang lain … sekarang engkau dapat berlari, sekarang engkau dapat melompat, sekarang engkau dapat berbicara, sekarang engkau dapat menyatakan perasaanmu. Sementara manusia bertumbuh, pandangan Iblis tertuju pada masing-masing dari mereka, bagaikan harimau yang sedang mengincar mangsanya. Tetapi dalam melakukan pekerjaan-Nya, Tuhan tidak pernah mengalami keterbatasan karena manusia, peristiwa atau benda, ruang atau waktu; Dia melakukan apa yang seharusnya dan melakukan apa yang memang harus dilakukan-Nya. Dalam proses bertumbuh dewasa, engkau mungkin menjumpai banyak hal yang tidak sesuai dengan keinginanmu, menghadapi penyakit dan frustrasi. Tetapi sementara engkau menapak jalan ini, kehidupan dan masa depanmu benar-benar berada dalam pemeliharaan Tuhan. Tuhan memberi engkau jaminan tulus yang akan berlangsung sepanjang hidupmu, karena Dia berada tepat di sampingmu, menjaga dan memeliharamu. Tanpa menyadari hal ini, engkau tumbuh dewasa. Engkau mulai bersentuhan dengan hal-hal baru dan mulai mengenal dunia ini dan umat manusia. Segalanya segar dan baru bagimu. Engkau suka mengerjakan urusanmu sendiri dan engkau suka melakukan apa yang engkau suka. Engkau hidup dalam kemanusiaanmu sendiri, engkau tinggal dalam alam kehidupanmu sendiri dan engkau tidak memiliki persepsi sedikit pun tentang keberadaan Tuhan. Namun Tuhan mengawasimu di setiap langkah jalanmu sementara engkau bertumbuh, dan mengawasimu setiap kali engkau mengambil langkah maju. Bahkan ketika engkau belajar pengetahuan, atau belajar sains, tidak pernah selangkah pun Tuhan meninggalkan sisimu. Engkau sama saja dengan orang lain dalam arti bahwa, dalam rangka mengenal dan bersentuhan dengan dunia, engkau telah menetapkan cita-citamu sendiri, engkau memiliki kegemaranmu sendiri, minatmu sendiri, dan engkau juga memiliki ambisi yang mulia. Engkau sering merenungkan masa depanmu sendiri, sering menggambarkan secara garis besar tentang bagaimana seharusnya masa depanmu. Tetapi tidak peduli apa pun yang terjadi di sepanjang perjalanan itu, Tuhan melihat semuanya dengan pandangan yang jernih. Mungkin engkau sendiri telah melupakan masa lalumu, tetapi bagi Tuhan, tidak ada orang yang dapat memahami engkau lebih baik daripada Dia. Engkau hidup di bawah pandangan Tuhan, bertumbuh dewasa. Selama jangka waktu ini, tugas terpenting Tuhan adalah sesuatu yang tidak pernah dipahami oleh siapa pun, sesuatu yang tidak diketahui oleh siapa pun. Tuhan tentu saja tidak memberitahumu tentang hal itu. Apakah hal yang terpenting ini? Dapat dikatakan ini adalah jaminan bahwa Tuhan akan menyelamatkan seseorang. Ini berarti bahwa Tuhan ingin menyelamatkan orang tersebut, jadi Dia harus melakukan hal ini, dan tugas ini sangat penting baik bagi manusia maupun Tuhan. Apakah engkau semua mengetahui hal ini? Sepertinya engkau semua tidak mempunyai perasaan atau konsep apa pun tentang hal ini, jadi Aku akan memberitahumu. Sejak saat engkau dilahirkan hingga saat ini, Tuhan telah melakukan banyak pekerjaan terhadap engkau, tetapi Dia tidak memberimu catatan yang terperinci tentang segala hal yang telah dilakukan-Nya. Tuhan tidak memperkenankan engkau untuk mengetahuinya, dan Dia tidak memberitahumu, bukan? Namun, bagi manusia, segala hal yang dilakukan-Nya itu penting. Bagi Tuhan, itu adalah sesuatu yang harus dilakukan-Nya. Di dalam hati-Nya ada hal penting yang perlu Dia lakukan, jauh melebihi semua hal ini. Apakah itu? Yaitu, sejak saat manusia dilahirkan hingga sekarang, Tuhan harus menjamin keselamatan mereka masing-masing. Setelah mendengar perkataan ini, engkau semua mungkin merasa sepertinya engkau tidak sepenuhnya mengerti, dan berkata, “Apakah keselamatan ini begitu penting?” Jadi apa arti harfiah dari “keselamatan”? Mungkin engkau semua memahaminya sebagai kedamaian atau mungkin engkau semua memahaminya sebagai tidak pernah mengalami bencana atau malapetaka, hidup dengan baik, menjalani kehidupan yang normal. Tetapi dalam hatimu, engkau harus tahu bahwa masalahnya tidaklah sesederhana itu. Jadi, apa sebenarnya hal yang sedang Aku bicarakan ini, yang harus dilakukan oleh Tuhan? Apa arti keselamatan bagi Tuhan? Apakah ini benar-benar jaminan atas keselamatanmu? Sama seperti sekarang ini? Tidak. Jadi, apa yang Tuhan lakukan? Keselamatan ini berarti engkau tidak dilahap oleh Iblis. Apakah ini penting? Engkau tidak dilahap oleh Iblis, jadi apakah ini menyangkut keselamatanmu atau tidak? Ini menyangkut keselamatan pribadimu, dan tidak ada sesuatu pun yang lebih penting. Begitu engkau telah dilahap oleh Iblis, baik rohmu mau pun dagingmu bukan lagi milik Tuhan. Tuhan tidak akan menyelamatkanmu lagi. Tuhan meninggalkan roh yang seperti itu dan meninggalkan orang yang seperti itu. Jadi Aku katakan bahwa hal terpenting yang harus dilakukan Tuhan adalah untuk menjamin keselamatanmu, untuk menjamin bahwa engkau tidak akan dilahap oleh Iblis. Ini sangat penting, bukan? Jadi mengapa engkau semua tidak dapat menjawabnya? Sepertinya engkau semua tidak dapat merasakan kebaikan Tuhan yang besar!

Dikutip dari “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Pertobatan

Dalam menghadapi pekerjaan yang sibuk, kita tidak dapat melakukan renungan rohani secara normal sehingga hubungan kita dengan Tuhan menjadi renggang. Apa yang harus kita lakukan? renungan harian kristen singkat memulihkan hubungan Anda dengan Tuhan dan semakin dekat dengan Tuhan.

Lagu Rohani | Pertobatan | Renungan Hari Ini

Bait 1

Maksud yang baik dan saran akhir zaman

bangunkan manusia dari tidurnya.

Kenangan pahit dan noda menyiksa nuraniku.

Dalam bingung, aku berdoa.

继续阅读“Pertobatan”

Cara Menenangkan Hatimu di Hadapan Tuhan

Ada berbagai cara untuk melakukan renungan rohani, seberapa banyak yang Anda ketahui? Halaman menu renungan harian kristen akan memberi Anda jawaban yang memuaskan.

Lagu Rohani Kristen | Cara Menenangkan Hatimu di Hadapan Tuhan

Cara tenangkan hati di hadapan Tuhan: Tarik hatimu dari hal lahiriah, tenanglah, berdoa pada Tuhan s’penuh hati.
Dengan hati tenang, makan, minum, nikmati firman-Nya.
Renungkan kasih dan karya Tuhan dalam hati.
Pertama mulailah dengan doa. Pusatkan pikiran, berdoa pada waktunya.
Meskipun sibuk, dikejar waktu, tak peduli apa pun yang terjadi,
berdoa seperti biasa, makan, minum firman Tuhan.
Dekatkan Tuhan di hatimu, renungkan kasih-Nya.
Renungkan firman-Nya, tanpa ada gangguan.
Tenangkan hati di hadapan Tuhan adalah langkah terpenting ‘tuk masuk ke dalam firman Tuhan.
S’mua sangat butuh p’lajaran ini, s’mua sangat butuh p’lajaran ini.

继续阅读“Cara Menenangkan Hatimu di Hadapan Tuhan”

Firman Tuhan Harian – “Pekerjaan Menyebarkan Injil Juga Merupakan Pekerjaan Menyelamatkan Manusia” – Kutipan 219

Bagaimana orang Kristen melakukan renungan rohani agar hubungan dengan Tuhan menjadi lebih normal? renungan harian kristen hari ini membantu Anda memasuki kehidupan rohani yang normal dan lebih dekat dengan Tuhan.

Firman Tuhan Hari ini – “Pekerjaan Menyebarkan Injil Juga Merupakan Pekerjaan Menyelamatkan Manusia” – Kutipan 219

Sekaranglah saatnya Roh-Ku mengerjakan perkara-perkara besar, dan saatnya Aku memulai pekerjaan-Ku di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi. Bahkan, sekaranglah saatnya Aku mengelompokkan semua makhluk ciptaan, menempatkan setiap mereka ke dalam kategorinya masing-masing, sehingga pekerjaan-Ku dapat berlangsung lebih cepat dan lebih efektif. Dengan demikian, yang Kuminta darimu adalah supaya engkau mempersembahkan seluruh keberadaanmu untuk pekerjaan-Ku, dan terlebih lagi, supaya engkau memahami dengan jelas dan memastikan seluruh pekerjaan yang sudah Kukerjakan dalam dirimu, serta mengerahkan seluruh kekuatanmu agar pekerjaan-Ku menjadi lebih efektif. Inilah yang harus kaupahami. Berhentilah bertengkar di antaramu, mencari-cari jalan mundur, atau mencari-cari kenyamanan daging, yang dapat menunda pekerjaan-Ku dan merusak masa depanmu yang indah. Bersikap seperti itu tidak akan mendatangkan perlindungan bagimu, melainkan akan mendatangkan kebinasaan bagimu. Bukankah tindakan seperti ini bodoh? Apa yang kaunikmati kini dengan serakah adalah hal yang merusak masa depanmu, sedangkan kesusahan yang kaualami kini adalah hal yang melindungimu. Engkau harus benar-benar waspada terhadap hal-hal ini, agar dapat menghindar dari pencobaan yang akan susah kaulepaskan dan untuk menghindar dari jebakan kabut tebal yang menghalangi matahari. Saat kabut tebal itu pergi, kau akan mendapati dirimu berada dalam penghakiman pada hari yang besar itu. Saat itu, hari-Ku sudah mendekati umat manusia. Bagaimana kau akan meloloskan diri dari penghakiman-Ku? Bagaimana kau akan dapat menahan panas terik matahari itu? Saat Kukaruniakan kelimpahan-Ku kepada manusia, dia tidak menghargainya baik-baik, malah membuangnya begitu saja ke tempat di mana orang tidak akan memperhatikannya. Saat hari-Ku menghampiri manusia, dia tak akan lagi bisa mendapati kelimpahan-Ku atau menemukan kata-kata kebenaran yang pahit yang sudah Kuucapkan kepadanya dahulu. Dia akan meratap dan menangis, sebab dia sudah kehilangan terang yang berkilau itu dan jatuh ke dalam kegelapan. Apa yang engkau lihat hari ini hanyalah pedang mulut-Ku yang tajam. Engkau belum melihat cambuk di tangan-Ku atau api yang Kupakai untuk menghanguskan manusia, dan itulah mengapa engkau masih tetap angkuh dan seenaknya di hadirat-Ku. Itulah mengapa engkau masih menantang-Ku di rumah-Ku, berbantah dengan lidah manusia apa yang sudah Kuucapkan dengan mulut-Ku. Manusia tidak takut terhadap-Ku, dan meskipun dia terus saja bermusuhan dengan-Ku hingga saat ini, dia masih tidak merasa takut sama sekali. Engkau memiliki lidah dan gigi pendosa di mulutmu. Perkataan dan perbuatanmu seperti perkataan dan perbuatan si ular yang menggoda Hawa hingga jatuh dalam dosa. Terhadap satu sama lain engkau menuntut mata ganti mata dan gigi ganti gigi, dan engkau bergumul di hadirat-Ku untuk memperebutkan kedudukan, kemasyhuran, dan keuntungan diri sendiri, tetapi engkau tidak sadar bahwa diam-diam Aku mengawasi kata-kata dan perbuatanmu. Bahkan sebelum engkau datang ke hadirat-Ku pun, Aku sudah mengetahui apa yang ada di dasar hatimu. Manusia selalu berharap untuk dapat lolos dari cengkeraman tangan-Ku dan menghindar dari pengamatan mata-Ku, tetapi kata-kata dan perbuatannya tak pernah luput dari-Ku. Justru, Aku sengaja membiarkan kata-kata dan perbuatan itu tertangkap mata-Ku, sehingga Aku bisa menghajar kefasikan manusia dan menjatuhkan penghakiman atas pemberontakannya. Demikianlah, kata-kata dan perbuatan manusia yang terselubung selalu tampak di hadapan kursi penghakiman-Ku, dan kursi penghakiman-Ku tak pernah meninggalkan manusia, sebab pemberontakannya sudah melampaui batas. Pekerjaan-Ku ialah membakar dan menyucikan segala perkataan dan perbuatan manusia yang terucap dan dilakukan di hadirat Roh-Ku. Dengan cara ini, saat Aku meninggalkan bumi, manusia akan tetap sanggup mempertahankan kesetiaan mereka kepada-Ku, dan masih akan melayani-Ku sebagai para pelayan-Ku yang kudus yang melaksanakan pekerjaan-Ku, membuat pekerjaan-Ku di bumi bisa terus berlanjut sampai kesudahannya.

Dikutip dari “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”

继续阅读“Firman Tuhan Harian – “Pekerjaan Menyebarkan Injil Juga Merupakan Pekerjaan Menyelamatkan Manusia” – Kutipan 219″

Wabah Telah Datang: Apa Kehendak Tuhan

akhir zaman kristen | Wabah Telah Datang: Apa Kehendak Tuhan

Saat ini, pandemi telah menyebar ke seluruh dunia. Orang-orang berbondong-bondong di seluruh dunia dan banyak lagi yang terus-menerus panik, merasakan bahwa bencana besar sedang menimpa kita. Tidak ada yang tahu berapa lama pandemi ini akan berlangsung atau berapa banyak nyawa yang akan meninggal. Namun, mereka yang percaya kepada Tuhan, tahu di dalam hati mereka bahwa segala sesuatu terjadi dengan izin Tuhan, dan sama sekali tidak ada yang bisa terjadi tanpa izin Tuhan. Jadi apa kehendak Tuhan mengizinkan bencana ini menimpa kita?

Wabah Telah Datang: Apa Kehendak Tuhan

继续阅读“Wabah Telah Datang: Apa Kehendak Tuhan”

10 Ayat Alkitab Tentang Doa untuk Membantu Anda Menjadi Lebih Dekat dengan Tuhan

doa kristen | 10 Ayat Alkitab Tentang Doa untuk Membantu Anda Menjadi Lebih Dekat dengan Tuhan 

Saya yakin semua orang telah membaca banyak ayat Alkitab tentang doa, karena doa adalah pelajaran wajib bagi umat Kristiani setiap hari. Doa yang benar sering kali memungkinkan kita untuk dibimbing oleh Tuhan dan merasa dekat dengan Tuhan. Namun seringkali ketika kita berdoa kepada Tuhan, doa kita tidak bisa mendapatkan tanggapan Tuhan dan tidak bisa merasakan kehadiran Tuhan, jadi bagaimana kita bisa berdoa kepada Tuhan dan mendapatkan kekuatan doa? Bacalah 10 ayat Alkitab berikut tentang doa dan firman Tuhan terkait untuk menemukan jalannya.

1. Mengapa harus berdoa dan apa sebenarnya makna doa?

Mazmur 34:17

Bila orang yang benar berseru-seru, dan TUHAN mendengar, dan membebaskan mereka dari semua masalah mereka.

Mazmur 91:15

Dia akan memanggil-Ku, dan Aku akan menjawabnya: Aku akan bersamanya dalam kesulitan, Aku akan membebaskannya, dan menghormatinya.

Matius 7:7-8

Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka engkau akan menemukan; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.Karena setiap orang yang meminta, menerima; dan yang mencari, menemukan; dan bagi orang yang mengetuk, pintu akan dibukakan.

Matius 18:19

Sekali lagi Aku berkata kepadamu, bahwa jika dua orang di antara kalian di bumi setuju mengenai apa pun yang hendak mereka minta, itu akan dilakukan untuk mereka oleh Bapa-Ku yang ada di surga.

Yohanes 14:13-14

Dan apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku, yang akan Aku lakukan, supaya Bapa dimuliakan di dalam Anak.Jika kamu bertanya sesuatu dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.

Matius 21:22

Dan segala sesuatu, apa pun yang kamu minta dalam doa dengan percaya, pastilah kamu akan menerimanya.

继续阅读“10 Ayat Alkitab Tentang Doa untuk Membantu Anda Menjadi Lebih Dekat dengan Tuhan”

Empat Unsur Penting Ketika Orang Kristen Berdoa kepada Tuhan

belajar berdoa kristen | Empat Unsur Penting Ketika Orang Kristen Berdoa kepada Tuhan 

Saudara-saudari, kita semua tahu bahwa berdoa kepada Tuhan adalah cara yang paling langsung bagi orang Kristen untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Inilah kenapa, selain dari doa pagi dan malam, kita berdoa pada banyak kesempatan lain seperti renungan membaca Alkitab, saat dalam kebaktian, menjalankan hari Sabat, atau saat kita menghadapi kesulitan-kesulitan. Namun, apakah doa-doa kita sesuai dengan kehendak Tuhan, dan apakah Dia akan mendengar kita? Ini adalah sesuatu yang penting bagi setiap saudara-saudari untuk pahami; jika tidak, tidak peduli betapa sering kita berdoa atau betapa lama, doa-doa ini tidak akan mendapatkan persetujuan Tuhan. Sebenarnya, Tuhan Yesus telah mengaruniakan kepada kita jawaban-jawaban ini sejak lama, maka bersama-sama, marilah kita mencari apa yang disampaikan oleh kebenaran dalam hal ini!

1. Menempatkan Diri sebagai Makhluk Ciptaan dalam Doa

Di dalam Lukas 18:9-14, dituliskan: “Dan Dia mengatakan perumpamaan ini kepada orang-orang tertentu yang yakin bahwa mereka orang benar, dan meremehkan orang lain: Dua orang pergi ke bait suci untuk berdoa; yang satu orang Farisi, dan yang lainnya pemungut cukai. Orang Farisi berdiri dan berdoa demikian dengan dirinya sendiri, ‘Tuhan, aku berterima kasih, bahwa aku tidak seperti orang lain, pemeras, tidak adil, pezina, atau bahkan seperti pemungut cukai ini. Aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan perpuluhan dari semua yang kumiliki.’ Dan pemungut cukai itu, sambil berdiri jauh-jauh, tidak mau mengangkat matanya menatap surga, tetapi memukul dadanya, berkata, ‘Tuhan, kasihanilah aku orang berdosa.’ Aku berkata kepadamu, orang ini dan seisi rumahnya dibenarkan daripada yang satunya: karena setiap orang yang meninggikan dirinya akan direndahkan; dan yang merendahkan dirinya akan ditinggikan.” Mudah untuk melihat dari perumpamaan Tuhan Yesus tersebut bahwa Tuhan berkenan pada doa si pemungut cukai dan membenci doa si orang Farisi. Itu dikarenakan yang disebut terakhir ini suka memamerkan dan meninggikan dirinya sendiri serta menghitung-hitung perbuatan-perbuatannya untuk Tuhan. Dia menempatkan dirinya sendiri di posisi yang sangat tinggi, bahkan di tingkatan yang sama dengan Tuhan. Dia tawar-menawar dengan Tuhan, merebut pujian atas pekerjaan Tuhan sendiri, dan tidak memiliki sedikit pun kesalehan di hadapan-Nya. Dia sama sekali tidak punya rasa takut di dalam hatinya akan Tuhan, dan hal ini membangkitkan kecaman dan kebencian Tuhan. Namun, pemungut cukai itu sepenuhnya berbeda. Dia sadar bahwa dia adalah seorang pendosa yang hina, sehingga dalam doanya dia punya rasa takut akan Tuhan dan menelanjangi dirinya sendiri, mengakui kerusakannya sendiri dan dengan tulus memohon pengampunan Tuhan, dan pada akhirnya, dia menerima belas kasih Tuhan. Tuhan memiliki sikap yang berbeda terhadap masing-masing dari mereka karena sikap mereka yang berbeda terhadap Tuhan. Bandingkan ini dengan doa kita sendiri. Kita seringkali mengambil pendirian yang salah. Sebagai contoh: Kadang saat kita menghadapi kesulitan-kesulitan, kita tahu apa yang kita lakukan tidak sejalan dengan firman Tuhan, tetapi kita masih bersikukuh untuk melakukannya, dan dalam doa-doa kita kita bahkan menginginkan Tuhan melakukan hal-hal seturut kehendak kita sendiri. Atau, saat kita mencapai sesuatu dalam tugas-tugas kita, seperti tidak mengkhianati Tuhan ketika kita ditawan, kita merasa bahwa kita adalah seorang yang sangat setia kepada Tuhan, yang sungguh-sungguh mengasihi-Nya, maka ketika kita berdoa, kita memohon berkat atau mahkota, dan jika Tuhan tidak memberkati kita, kita bercekcok dengan-Nya. Atau, ketika kita jatuh sakit atau sesuatu yang mengerikan terjadi di rumah, dalam doa-doa kita kita menyalahkan Tuhan karena tidak melindungi kita, dan kita bahkan berusaha untuk bernalar dengan Tuhan dan berhitung dengan-Nya. Daftarnya masih terus berlanjut. Semua doa ini meletakkan tuntutan atas Tuhan dan berusaha untuk memaksakan bantuan-Nya. Ini mengeksploitasi, menyalahkan, dan bahkan menentang-Nya dan melawan-Nya. Doa-doa semacam ini benar-benar tidak didasarkan pada nurani dan nalar, dan berdoa seperti ini berarti menentang Tuhan. Jika kita sebagai orang Kristen menginginkan agar Tuhan mendengar doa-doa kita, kita hendaknya berdoa seperti dilakukan si pemungut cukai, menempatkan diri dalam posisi sebagai makhluk ciptaan, memiliki sikap kesalehan di hadapan-Nya, dan berdoa kepada Tuhan dengan prasyarat sikap yang taat. Kita tidak semestinya memaksakan kehendak kita sendiri kepada Tuhan atau menuntut-Nya agar Dia bertindak sesuai dengan kehendak kita sendiri. Kita mestinya hanya memohon agar Tuhan melaksanakan hal-hal sesuai dengan kehendak-Nya sendiri. Inilah satu-satunya Tuhan akan mendengar doa-doa kita, dan mencerahkan dan membimbing kita.

继续阅读“Empat Unsur Penting Ketika Orang Kristen Berdoa kepada Tuhan”

Kesaksian Rohani Kristen 2021 – “Wajah Asli Seorang Pendeta”

Kesaksian Kristen 2021 – “Wajah Asli Seorang Pendeta”

Tokoh utama melihat bahwa Pendeta Li di gerejanya telah meninggalkan keluarga dan karirnya untuk bekerja bagi Tuhan, dan dia selalu menyibukkan diri dan mengorbankan dirinya. Dia sangat mengidolakan dan mengaguminya. Kemudian dia menerima Injil kerajaan Tuhan Yang Mahakuasa dan dengan senang hati membagikan kabar luar biasa tentang kembalinya Tuhan Yesus kepada Pendeta Li. Secara mengejutkan, dia tak mau mencari kebenaran sama sekali, melainkan mengutuk pekerjaan Tuhan di akhir zaman. Dia lalu menutup gereja, coba mencegah orang percaya lain dari menyelidiki jalan yang benar. Dia merasakan kelemahan dan sulit untuk memahaminya—Pendeta Li sangat mengenal Alkitab, dia telah melayani Tuhan selama bertahun-tahun dan telah mengharapkan kedatangan kembali Tuhan. Jadi kenapa, saat kini Tuhan telah benar-benar datang, dia tak mau menyelidikinya? Akhirnya, dengan membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa, dia bisa dengan jelas melihat esensi pendeta dalam melayani Tuhan sekaligus melawan-Nya. Dia tidak lagi terikat dengan pelayan Iblis ini dan datang ke hadapan Tuhan.

Kesaksian Rohani Kristen 2021 – “Melepaskan Diri dari Lingkaran Gosip”

Kesaksian Kristen Terbaru 2021 – “Melepaskan Diri dari Lingkaran Gosip”

William, seorang pemeluk agama Kristen, kenal dengan beberapa saudara-saudari dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Melalui pertemuan dan persekutuan dengan mereka, dia mempelajari banyak kebenaran dan misteri yang tak pernah dia pahami dalam imannya, dia pun merasa spiritualnya terasuh. Namun, lalu dia melihat gosip di Internet yang membuatnya gelisah dan bingung: Benarkah Gereja Tuhan Yang Mahakuasa seperti apa yang dikatakan di Internet? Haruskah dia terus menyelidikinya? Serta jika benar kalau Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan yang datang kembali, akankah dia kehilangan kesempatannya untuk menyambut Tuhan jika dia tidak menyelidikinya? Dalam bimbingan Tuhan yang mengagumkan, dia putuskan untuk meninggalkan pendapatnya dan terus menyelidiki. Akhirnya dia memahami prinsip dasar dalam menyelidiki jalan yang benar dengan membaca firman Tuhan, dia mendapat penerangan atas kebohongan-kebohongan itu dan jadi yakin kalau Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan Yesus yang datang kembali. Dia pun dengan gembira menerima pekerjaan akhir zaman Tuhan Yang Mahakuasa.