kesaksian rohani kristen | Pengalaman Seorang Kristen Indonesia yang Menemukan Jalan Menuju
Bagaimana agar Tidak Hidup dalam Dosa
Aku lahir dalam keluarga Kristen. Di masa kecilku, aku dulu adalah anak yang bahagia dan tidak pernah bolos Sekolah Minggu. Setelah aku dewasa, aku disibukkan dengan pekerjaan untuk mencari nafkah, jadi aku mulai perlahan-lahan menjauh dari Tuhan di hatiku dan pergi ke gereja menjadi rutinitas bagiku. Tanpa diduga, pada November 2010, suamiku meninggalkanku tanpa sepatah kata pun. Ia meninggalkanku dengan perasaan dendam dan kesedihan, dan aku kehilangan harapan dalam hidup. Untuk mengatasi rasa sakit batinku, aku mulai fokus membaca Alkitab. Aku melihat perkataan dalam Alkitab, “Datanglah kepada-Ku, hai semua yang berjerih lelah dan berbeban berat, dan Aku akan memberimu kelegaan. … Sebab kuk yang Kupasang itu mudah, dan beban-Ku ringan” (Matius 11:28, 30). “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil untuk mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan” (1 Yohanes 1:9). Ayat Alkitab ini memberiku penghiburan besar, dan membuatku mencapai titik balik dalam kepercayaanku kepada Tuhan. Sejak saat itu, aku sering dengan penuh penyesalan mengakui dosa-dosaku kepada Tuhan Yesus. 继续阅读“Pengalaman Seorang Kristen Indonesia yang Menemukan Jalan Menuju”