Cara Memandang Tugasmu

contoh pertobata | Cara Memandang Tugasmu

Tuhan Yang Mahakuasa berkata: “Persyaratan paling mendasar untuk kepercayaan manusia kepada Tuhan adalah ia memiliki hati yang jujur, dan ia mengabdikan dirinya sepenuhnya, dan benar-benar taat. Perkara yang paling sulit bagi manusia adalah memberikan seluruh hidupnya sebagai ganti kepercayaan yang benar, lewat hal ini, ia dapat memperoleh seluruh kebenaran, dan memenuhi tugasnya sebagai ciptaan Tuhan. Hal inilah yang tidak dapat dijangkau oleh orang-orang yang gagal, dan bahkan lebih tak terjangkau bagi orang-orang yang tidak bisa menemukan Kristus. Karena manusia tidak cakap dalam mengabdikan seluruh dirinya kepada Tuhan, karena manusia tidak bersedia melakukan tugasnya kepada Sang Pencipta, karena manusia sudah melihat kebenaran, tetapi menghindarinya dan menempuh jalannya sendiri, karena manusia selalu berusaha mengikuti jalan orang-orang yang sudah gagal, karena manusia selalu menentang Surga, dengan demikian, manusia selalu gagal, selalu terjebak dalam tipu daya Iblis, dan terjerat dalam jeratnya sendiri” (“Keberhasilan atau Kegagalan Tergantung pada Jalan yang Dijalani Manusia” dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”). “Tugas adalah pekerjaan yang dipercayakan Tuhan kepada manusia; tugas adalah misi yang harus manusia laksanakan. Namun, sebuah tugas tentu saja bukan bisnis yang engkau kelola secara pribadi, juga bukan merupakan suatu pendukung untuk membuatmu terlihat menonjol di tengah kerumunan Beberapa orang menggunakan tugas mereka sebagai kesempatan untuk terlibat dalam manajemen mereka sendiri; beberapa untuk memuaskan keinginan mereka; beberapa untuk mengisi kekosongan yang mereka rasakan di dalam hati mereka; dan beberapa untuk memuaskan mentalitas mereka yang selalu ingin mendapat keberuntungan, berpikir bahwa asalkan mereka memenuhi tugas-tugas mereka, mereka akan mendapat bagian di dalam rumah Tuhan dan di tempat tujuan indah yang Tuhan atur bagi manusia. Sikap seperti itu terhadap tugas adalah keliru; itu memuakkan bagi Tuhan dan harus segera diselesaikan” (Rekaman Pembicaraan Kristus). Setelah membaca firman Tuhan ini, aku ingin mempersekutukan pengalamanku sendiri.

继续阅读“Cara Memandang Tugasmu”

Firman Tuhan Harian – “Mengenal Pekerjaan Tuhan Saat Ini” – Kutipan 32

Firman Tuhan Hari ini – “Mengenal Pekerjaan Tuhan Saat Ini” – Kutipan 32 | 

Pada akhir zaman, Tuhan datang terutama untuk mengucapkan perkataan-Nya. Ia berbicara dari sudut pandang Roh, dari sudut pandang manusia, dan dari sudut pandang orang ketiga. Ia berbicara dalam berbagai cara, menggunakan satu cara untuk satu masa tertentu, dan memakai cara bicara untuk mengubah konsep-konsep manusia dan menghapuskan gambaran Tuhan yang samar-samar dari hati manusia. Inilah pekerjaan utama yang dilakukan Tuhan. Karena manusia meyakini bahwa Tuhan datang untuk menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, melakukan mukjizat, dan memberikan berkat materi atas manusia, Tuhan melakukan tahap pekerjaan ini—pekerjaan hajaran dan penghakiman—untuk menghapuskan hal-hal seperti itu dari konsep manusia, supaya manusia mengetahui kenyataan dan kenormalan Tuhan, dan supaya gambaran Yesus dapat dihilangkan dari hatinya dan digantikan dengan gambaran Tuhan yang baru. Begitu gambaran Tuhan dalam diri manusia menjadi usang, gambaran itu menjadi berhala. Waktu Yesus datang dan melakukan tahap pekerjaan itu, Ia tidak mewakili Tuhan secara keseluruhan. Ia melakukan sejumlah tanda dan keajaiban, mengucapkan beberapa kata, dan akhirnya disalibkan, dan Ia mewakili satu bagian Tuhan.

继续阅读“Firman Tuhan Harian – “Mengenal Pekerjaan Tuhan Saat Ini” – Kutipan 32″

Apa arti pertobatan sejati? Apakah pertobatan sejati hanya berdoa kepada Tuhan dan mengakui dosa?

bertobat artinya | Apa arti pertobatan sejati? Apakah pertobatan sejati hanya berdoa kepada Tuhan dan mengakui dosa?

Firman Tuhan yang Relevan:

Setiap orang, sedikit banyak, pernah melakukan pelanggaran. Ketika engkau tidak mengetahui bahwa sesuatu adalah pelanggaran, engkau memandangnya dengan pikiran yang tidak jelas, atau mungkin engkau tetap berpaut pada pendapat, penerapan, dan cara pemahamanmu sendiri—tetapi, suatu hari, baik melalui persekutuan dengan saudara-saudarimu maupun oleh penyingkapan Tuhan, engkau belajar bahwa sesuatu tersebut adalah pelanggaran, sebuah pelanggaran terhadap Tuhan. Lalu, bagaimana engkau akan bersikap? Akankah engkau tetap berpaut, beralasan, berdebat, menuruti gagasanmu sendiri, meyakini bahwa apa yang engkau lakukan sesuai dengan kebenaran? Ini melibatkan sikapmu terhadap Tuhan. Dengan sikap apakah Daud memandang pelanggarannya? (Penyesalan.) Penyesalan—dia tidak akan melakukannya lagi. Jadi, apa yang dia lakukan? Dia berdoa meminta Tuhan untuk menghukum dirinya: “Jika aku melakukan kesalahan ini lagi, kiranya Tuhan menghukum aku dan membuatku mati!” Seperti itulah tekadnya; itu adalah penyesalan yang sejati. Dapatkah orang biasa mencapai ini?

继续阅读“Apa arti pertobatan sejati? Apakah pertobatan sejati hanya berdoa kepada Tuhan dan mengakui dosa?”

Kesaksian Kristen Terbaru 2021 – “Aku Dipersatukan Kembali dengan Tuhan”

Kesaksian Kristen Terbaru 2021 – “Aku Dipersatukan Kembali dengan Tuhan”

Simak pengalaman dan kesaksian orang Kristen, untuk memahami pekerjaan Tuhan di akhir zaman. Hubungi kamidan kami akan membagikan lebih banyak pengalaman Kristen kepada anda.

Tokoh utama dalam film ini telah percaya kepada Tuhan selama lebih dari dua dekade, dan dia telah merindukan Tuhan Yesus untuk datang kembali. Dia selalu percaya bahwa Alkitab merepresentasikan Tuhan, bahwa memiliki kepercayaan kepada Tuhan berarti memiliki kepercayaan pada Alkitab, dan bahwa tidak mungkin ada lagi pekerjaan atau firman Tuhan di luar Alkitab. Karena imannya yang buta dan pemujaannya terhadap Alkitab, dia membiarkan pekerjaan Tuhan pada akhir zaman berlalu begitu saja darinya. Itu terjadi sampai suatu hari ketika dia secara misterius mulai menerima rekomendasi video dari channel YouTube Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Dia menyadari bahwa ini kemungkinan Tuhan yang membimbingnya, jadi dia mulai menonton film dan video online Gereja Yang Mahakuasa, dan membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa. … Akhirnya, bagaimana dia bisa meninggalkan kepercayaannya yang keliru dan buta kepada Alkitab dan memuja Alkitab, dan diangkat ke hadapan Tuhan untuk dipersatukan kembali dengan-Nya? Saksikan Aku Dipersatukan Kembali dengan Tuhan untuk mengetahuinya.

akhir zaman adalah saat kritis untuk secara resmi menyambut Tuhan. kunci untuk menyambut Tuhan Yesus adalah tahu bagaimana melihat tanda tanda kedatangan tuhan yesus.

Apakah Artinya Pertobatan Sejati? Bagaimana Mencapai Pertobatan Sejati

khotbah kristenApakah Artinya Pertobatan Sejati? Bagaimana Mencapai Pertobatan Sejati

Apakah artinya pertobatan sejati

Tuhan Yesus berkata: “Bertobatlah engkau: karena Kerajaan Surga sudah dekat” (Matius 4:17). Tuhan mengajar kita untuk benar-benar bertobat. Ini adalah syarat untuk memasuki kerajaan surga. Tanpa pertobatan sejati, saat bencana melanda, kita akan jatuh ke dalam bencana dan menangis serta menggertakkan gigi. Seperti yang dikatakan Tuhan Yesus: “Dan, lihatlah, Aku segera datang; dan upah-Ku akan Kubawa bersama-Ku, untuk Kuberikan kepada setiap orang sesuai perbuatannya” (Wahyu 22:12). Dari sini, dapat dilihat bahwa apakah kita mencapai pertobatan sejati atau tidak berkaitan secara langsung dengan apakah kita bisa masuk kerajaan surga! Jadi apakah artinya pertobatan sejati? Bagaimana mencapai pertobatan sejati?

继续阅读“Apakah Artinya Pertobatan Sejati? Bagaimana Mencapai Pertobatan Sejati”

Apa Arti dari Matius 24:24

Tercatat dalam Matius 24:24, “Karena akan bangkit Kristus-Kristus palsu dan nabi-nabi palsu, dan mereka akan membuat tanda-tanda dan mukjizat yang dahsyat; jadi, jika mungkin, mereka akan menyesatkan orang-orang pilihan.” Menurut ayat ini, beberapa orang percaya bahwa akan ada Kristus palsu yang menipu orang di akhir zaman, jadi setiap kali mereka mendengar seseorang berkhotbah bahwa Tuhan telah datang, mereka tidak mendengarkan atau menyelidiki, karena mereka takut tertipu oleh Kristus palsu. Tapi apakah kita sudah memikirkan bahwa Tuhan Yesus telah menubuatkan akan muncul Kristus-Kristus palsu untuk menipu orang-orang di akhir zaman, tetapi Dia juga bernubuat berkali-kali bahwa Dia akan datang kembali, dan dengan jelas memberi tahu kita, “Dan pada tengah malam terdengar teriakan, ‘Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya’” (Matius 25:6). “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka engkau akan menemukan; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu” (Matius 7:7). Tuhan menuntut kita ketika mendengar beberapa orang bersaksi bahwa Tuhan telah datang kembali, kita harus bergegas keluar untuk menemui-Nya, secara aktif mencari dan menyelidiki, sehingga kita dapat menyambut kedatangan Tuhan kembali. Jika seseorang bersaksi bahwa Tuhan telah datang kembali, tetapi kita tidak mencari atau menyelidiki, lalu bagaimana kita dapat menyambut Tuhan? Dapat dilihat bahwa, jika kita berdasarkan ayat Matius 24:24, tidak mendengarkan atau menyelidiki apapun tentang kedatangan Tuhan kembali, ini sepenuhnya bertentangan dengan kehendak Tuhan. Jadi, apa arti sebenarnya dari Matius 24:24? Bagaimana kita harus membedakan antara Kristus yang benar dan yang palsu untuk menyambut Tuhan? Kami sekarang akan bersekutu tentang masalah ini.

继续阅读“Apa Arti dari Matius 24:24”

Tentang Menenangkan Hatimu di Hadapan Tuhan

Tidak ada langkah yang lebih penting untuk memasuki firman Tuhan selain dari menenangkan hatimu di hadirat-Nya. Ini adalah pelajaran yang sangat perlu untuk semua orang masuki saat ini. Jalan masuk untuk menenangkan hatimu di hadapan Tuhan adalah sebagai berikut:

1. Jauhkan hatimu dari hal-hal lahiriah. Tenanglah di hadapan Tuhan, dan arahkan segenap perhatianmu untuk berdoa kepada Tuhan.

2. Dengan hati yang tenang di hadapan Tuhan, makan, minum, dan nikmatilah firman Tuhan.

3. Pikirkan dan renungkanlah kasih Tuhan dan pertimbangkanlah pekerjaan Tuhan di dalam hatimu.

继续阅读“Tentang Menenangkan Hatimu di Hadapan Tuhan”

Domba-domba Tuhan mendengar suara-Nya, dan hanya dengan mendengar suara Tuhan, orang dapat berjumpa dengan Tuhan yang datang kembali

Domba-domba Tuhan mendengar suara-Nya, dan hanya dengan mendengar suara Tuhan, orang dapat berjumpa dengan Tuhan yang datang kembali

Ayat Alkitab untuk Referensi:

“Yesus berkata kepadanya: ‘Akulah jalan, kebenaran, dan hidup: tidak ada manusia yang datang kepada Bapa, tanpa melalui Aku'” (Yohanes 14:6).

“Ada banyak hal lain yang bisa Kukatakan kepadamu, tetapi engkau tidak bisa menerima semuanya itu saat ini. Namun, ketika Dia, Roh Kebenaran itu, datang, Dia akan menuntun engkau sekalian ke dalam seluruh kebenaran: karena Dia tidak akan berbicara tentang diri-Nya sendiri; tetapi Dia akan menyampaikan segala sesuatu yang telah didengar-Nya: dan Dia akan menunjukkan hal-hal yang akan datang kepadamu” (Yohanes 16:12-13).

“Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka, dan mereka mengikut Aku” (Yohanes 10:27).

继续阅读“Domba-domba Tuhan mendengar suara-Nya, dan hanya dengan mendengar suara Tuhan, orang dapat berjumpa dengan Tuhan yang datang kembali”

Dalam Iman, Orang Harus Berfokus pada Realitas—Terlibat dalam Ritual Keagamaan Bukanlah Iman

Dalam Iman, Orang Harus Berfokus pada Realitas—Terlibat dalam Ritual Keagamaan Bukanlah Iman

Berapa banyak praktik keagamaan yang kaujalani? Berapa kali engkau telah memberontak terhadap firman Tuhan dan menjalani hidup dengan caramu sendiri? Berapa kali engkau telah melakukan firman Tuhan karena engkau sungguh-sungguh memperhatikan beban-Nya dan berusaha memuaskan kehendak-Nya? Engkau harus memahami firman Tuhan dan melakukannya dengan tepat. Berprinsiplah dalam semua tindakan dan perbuatanmu; meskipun ini bukan berarti mematuhi aturan atau melakukan sesuatu dengan enggan hanya untuk pertunjukan; sebaliknya, ini berarti menerapkan kebenaran dan hidup menurut firman Tuhan. Hanya penerapan seperti inilah yang memuaskan Tuhan. Tindakan apa pun yang menyenangkan Tuhan bukanlah aturan, melainkan penerapan kebenaran. Sebagian orang memiliki kecenderungan untuk menarik perhatian kepada diri mereka sendiri. Di hadapan saudara-saudarinya, mereka mungkin berkata mereka berutang kepada Tuhan, tetapi di belakangnya, mereka tidak melakukan kebenaran dan bertindak yang sama sekali berbeda. Bukankah ini adalah orang Farisi yang agamawi?

继续阅读“Dalam Iman, Orang Harus Berfokus pada Realitas—Terlibat dalam Ritual Keagamaan Bukanlah Iman”

renungan singkat kristen – Yohanes 14 ayat 2-3 Kerajaan surga ada di bumi14 ayat 2-3 Kerajaan surga ada di bumi

renungan singkat kristen – Yohanes 14 ayat 2-3 Kerajaan surga ada di bumi14 ayat 2-3 Kerajaan surga ada di bumi

Bacaan Alkitab Hari Ini

Tuhan Yesus berkata: “Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan jika Aku pergi dan mempersiapkan tempat untukmu, Aku akan datang kembali, dan menyambut engkau, supaya di mana Aku berada, di situlah engkau juga berada
Yohanes 14:314:3

继续阅读“renungan singkat kristen – Yohanes 14 ayat 2-3 Kerajaan surga ada di bumi14 ayat 2-3 Kerajaan surga ada di bumi”