Lagu Pujian Penyembahan 2020 – Terimalah Penghakiman Kristus Akhir Zaman untuk Disucikan

Lagu Rohani Pujian 2020 – Terimalah Penghakiman Kristus Akhir Zaman untuk Disucikan

Kau tahu Yesus harus turun di akhir zaman,

tapi bagaimana Dia ‘kan turun?

Dapatkah pendosa s’pertimu, yang t’lah ditebus,

tapi b’lum disempurnakan, diperkenan Tuhan?

Kau b’lum b’rubah meskipun t’lah diselamatkan Yesus,

tak terhitung pendosa kar’na peny’lamatan Tuhan.

Tak b’rarti kau bebas dari dosa.

Dapatkah kau suci jika tak diubah?

Inkarnasi kedua bukan lagi korban p’nebus dosa,

tapi s’lamatkan umat tebusan dari dosa.

Agar m’reka ditahirkan, bebas dari dosa,

wataknya diubah, bebas dari cengk’raman Iblis,

dan kembali ke hadapan Tuhan.

Dengan demikian manusia disucikan s’penuhnya.

Kau penuh kenajisan, egois, dan jahat,

namun kau ingin turun dengan Yesus, mungkinkah itu?

Percayamu masih kurang selangkah:

Kau hanya ditebus tapi b’lum diubah.

Agar kau berkenan di hati Tuhan,

Dia harus kerjakan sendiri ‘tuk ubah dan tahirkanmu.

Inkarnasi kedua bukan lagi korban p’nebus dosa,

tapi s’lamatkan umat tebusan dari dosa.

Agar m’reka ditahirkan, bebas dari dosa,

wataknya diubah, bebas dari cengk’raman Iblis,

dan kembali ke hadapan Tuhan.

Dengan demikian manusia disucikan s’penuhnya.

Jika hanya ditebus, kau tak bisa kudus,

kau juga tak layak t’rima berkat terbaik Tuhan.

S’bab kau lewatkan tahap pengubahan

dan penyempurnaan dalam peng’lolaan-Nya.

Jadi kau, pendosa yang t’lah ditebus,

tak dapat t’rima warisan Tuhan.

Inkarnasi kedua bukan lagi korban p’nebus dosa,

tapi s’lamatkan umat tebusan dari dosa.

Agar m’reka ditahirkan, bebas dari dosa,

wataknya diubah, bebas dari cengk’raman Iblis,

dan kembali ke hadapan Tuhan.

Dengan demikian manusia disucikan s’penuhnya.

dari “Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru”

Dengarkan lebih banyak lagu rohani Kristen

15 Lagu Rohani Kristen tahun 2020 – kumpulan lagu rohani kristen

Firman Tuhan Harian – “Tentang Penerapan Doa” – Kutipan 416

Firman Tuhan Harian – “Tentang Penerapan Doa” – Kutipan 416

Engkau sekalian tidak mementingkan doa dalam kehidupan sehari-harimu. Manusia selalu mengabaikan doa. Doa biasanya dipanjatkan asal-asalan, dan manusia melakukannya dengan acuh tak acuh di hadapan Tuhan. Tidak ada yang pernah sepenuhnya mempersembahkan hati mereka di hadapan Tuhan dan sungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan. Manusia hanya berdoa kepada Tuhan ketika sesuatu terjadi pada mereka. Selama ini, pernahkah engkau sungguh-sungguh berdoa kepada Tuhan? Pernahkah engkau meneteskan air mata kepedihan di hadapan Tuhan? Pernahkah engkau mengenal dirimu sendiri di hadapan Tuhan? Pernahkah engkau berdoa dari hati ke hati dengan Tuhan? Doa datang melalui penerapan: jika engkau biasanya tidak berdoa di rumah, engkau tidak mungkin berdoa di gereja, dan jika engkau tidak biasa berdoa dalam persekutuan kecil, engkau tidak akan mampu berdoa di dalam persekutuan besar.

继续阅读“Firman Tuhan Harian – “Tentang Penerapan Doa” – Kutipan 416″

Melihat dengan Jelas Diriku yang Sebenarnya

Xiaoxiao, Kota Xuzhou, Propinsi Jiangsu

Sehubungan dengan kebutuhan pekerjaan gerejaku, aku telah dipindah ke tempat lain untuk memenuhi kewajibanku. Pada saat itu, penginjilan di tempat itu sedang surut, dan situasi saudara-saudari kita pada umumnya sedang tidak baik. Tetapi karena aku telah dijamah oleh Roh Kudus, aku tetap melakukan segalanya yang dipercayakan kepadaku dengan penuh percaya diri. Setelah menerima kepercayaan itu, aku merasa penuh tanggung jawab, penuh pencerahan, dan bahkan merasa teguh. Aku percaya aku mampu dan bisa melakukan tugas ini dengan baik. Nyatanya, di saat itu aku sama sekali tidak mengenal apapun tentang pekerjaan Roh Kudus atau watakku sendiri. Aku benar-benar hidup di dalam perasaan puas-diri dan takjub-diri.

继续阅读“Melihat dengan Jelas Diriku yang Sebenarnya”

Firman Tuhan Harian – “Sangatlah Penting untuk Membangun Hubungan yang Benar dengan Tuhan” – Kutipan 406

Firman Tuhan Hari ini – “Sangatlah Penting untuk Membangun Hubungan yang Benar dengan Tuhan” – Kutipan 406

Cara orang percaya kepada Tuhan, mengasihi Tuhan, dan memuaskan Tuhan adalah dengan menyentuh Roh Tuhan dengan hati mereka dan dengan demikian memperoleh kepuasan-Nya, dan dengan menggunakan hati mereka untuk merenungkan firman Tuhan dan dengan demikian mereka digerakkan oleh Roh Tuhan. Jika ingin mencapai kehidupan rohani yang benar dan membangun hubungan yang benar dengan Tuhan, engkau harus terlebih dahulu memberikan hatimu kepada-Nya. Hanya setelah engkau menenangkan hatimu di hadapan Tuhan dan mencurahkan segenap hatimu kepada-Nya, barulah engkau dapat secara bertahap mengembangkan kehidupan rohani yang benar. Jika dalam kepercayaan orang kepada Tuhan, mereka tidak memberikan hati mereka kepada-Nya dan jika hati mereka tidak berada di dalam Dia dan tidak memperlakukan beban-Nya sebagai beban mereka sendiri, maka segala sesuatu yang mereka lakukan adalah tindakan yang mendustai Tuhan, tindakan yang khas dilakukan oleh orang-orang agamawi, dan tidak dapat menerima pujian dari Tuhan.

继续阅读“Firman Tuhan Harian – “Sangatlah Penting untuk Membangun Hubungan yang Benar dengan Tuhan” – Kutipan 406″

Firman Tuhan Harian – “Pekerjaan dan Jalan Masuk (7)” – Kutipan 310

Firman Tuhan Hari ini – “Pekerjaan dan Jalan Masuk (7)” – Kutipan 310

Pengetahuan beberapa ribu tahun tentang budaya kuno dan sejarah telah menutup pikiran dan gagasan dan pandangan mental manusia dengan ketat sehingga sukar ditembus dan tidak dapat diubah. Manusia hidup di dalam neraka tingkat ke-18 seakan mereka telah dibuang oleh Tuhan ke dalam penjara bawah tanah, tidak pernah melihat terang lagi. Pemikiran feodal menekan manusia sedemikian rupa sehingga manusia sulit bernapas dan sesak napas. Mereka tidak memiliki kekuatan sedikit pun untuk melawan dan hanya bisa dengan pasrah menanggungnya dan terus menangungnya … Tidak pernah berani untuk melawan atau berdiri bagi kebenaran dan keadilan. Mereka sekadar hidup, tidak lebih baik dari hidup binatang, dalam pelecehan, dan pembunuhan para penguasa feodal, tahun demi tahun, hari demi hari. Manusia tidak pernah berpikir untuk mencari Tuhan untuk menikmati kebahagiaan di bumi. Seakan manusia sudah kalah, sama seperti daun yang gugur di musim dingin, layu dan menjadi coklat. Manusia sudah lama kehilangan ingatan mereka dan tanpa daya hidup di alam neraka bernama dunia manusia, menunggu datangnya akhir zaman, sehingga mereka bisa binasa bersama-sama dengan neraka seakan akhir zaman yang mereka nantikan adalah hari di mana mereka akan menikmati damai dan istirahat. Etika feodal telah membawa hidup manusia ke dalam “dunia orang mati” sehingga manusia bahkan tidak memiliki kemampuan lagi untuk melawan. Berbagai macam tekanan memaksa manusia untuk secara bertahap jatuh lebih dalam ke dalam dunia orang mati dan semakin jauh dari Tuhan. Sekarang Tuhan menjadi pribadi yang sama sekali asing bagi manusia dan manusia tetap berusaha cepat-cepat menghindari-Nya saat mereka bertemu.

继续阅读“Firman Tuhan Harian – “Pekerjaan dan Jalan Masuk (7)” – Kutipan 310″

Firman Tuhan Membuatku Mengenal Diriku Sendiri

khotbah tentang pertobatanFirman Tuhan Membuatku Mengenal Diriku Sendiri

Firman Tuhan berkata: “Di akhir zaman, Kristus menggunakan berbagai kebenaran untuk mengajar manusia, mengungkapkan hakikat manusia, dan membedah kata-kata dan perbuatan-perbuatannya. Firman ini terdiri dari berbagai kebenaran, seperti tugas-tugas manusia, bagaimana manusia harus menaati Tuhan, bagaimana setia kepada Tuhan, bagaimana hidup dalam kemanusiaan yang normal, serta hikmat dan watak Tuhan, dan lain-lain. Firman ini semuanya ditujukan pada hakikat manusia dan wataknya yang rusak. Secara khusus, firman yang mengungkapkan bagaimana manusia menolak Tuhan diucapkan karena manusia merupakan perwujudan Iblis dan kekuatan musuh yang melawan Tuhan. … Tujuan pekerjaan penghakiman agar manusia mengetahui wajah Tuhan yang sejati dan kebenaran tentang pemberontakannya sendiri. Pekerjaan penghakiman memungkinkan manusia untuk mendapatkan banyak pemahaman akan kehendak Tuhan, tujuan pekerjaan Tuhan, dan misteri-misteri yang tidak dapat dipahami manusia.

继续阅读“Firman Tuhan Membuatku Mengenal Diriku Sendiri”

15 Buah Lagu Pujian Rohani Kristen tahun 2020 – Kumpulan Lagu Pujian dan Penyembahan

15 Buah Lagu Pujian Rohani Kristen tahun 2020 – kumpulan lirik lagu rohani

00:00:00 Tuhan Menciptakan Hari Esok yang Lebih Indah bagi Umat Manusia

00:04:45 Semakin Menerapkan Kebenaran, Semakin Diberkati oleh Tuhan

00:09:37 Tidak Seorang pun Dapat Menyelami Pekerjaan Tuhan

00:15:42 Penderitaan karena Melakukan Kebenaran adalah yang Paling Berarti

继续阅读“15 Buah Lagu Pujian Rohani Kristen tahun 2020 – Kumpulan Lagu Pujian dan Penyembahan”

Tujuan dan makna penting masing-masing dari ketiga tahap pekerjaan Tuhan

(1) Tujuan dan makna penting pekerjaan Tuhan di Zaman Hukum Taurat

Firman Tuhan yang Relevan:

Pekerjaan yang Yahweh perbuat terhadap bangsa Israel menetapkan tempat asal kemanusiaan Tuhan di bumi, yang juga merupakan tempat yang kudus di mana Dia hadir. Dia membatasi pekerjaan-Nya pada bangsa Israel. Pada mulanya, Dia tidak bekerja di luar Israel; sebaliknya, Dia memilih orang-orang yang dianggap cocok demi membatasi ruang lingkup pekerjaan-Nya. Israel adalah tempat Tuhan menciptakan Adam dan Hawa, dan dari tanah di tempat itu Yahweh menjadikan manusia; tempat ini menjadi pusat pekerjaan-Nya di bumi. Bangsa Israel, yang merupakan keturunan Nuh dan juga keturunan Adam, adalah dasar manusia dari pekerjaan Yahweh di bumi.

继续阅读“Tujuan dan makna penting masing-masing dari ketiga tahap pekerjaan Tuhan”

Impianku Menjadi Seorang Sutradara

Tuhan Yang Mahakuasa berkata: “Dalam hidupnya, jika manusia ingin ditahirkan dan mencapai perubahan dalam wataknya, jika ia ingin menjalani kehidupan yang bermakna dan memenuhi kewajibannya sebagai makhluk ciptaan, ia harus menerima hajaran dan penghakiman Tuhan dan tidak membiarkan disiplin Tuhan dan pukulan-Nya menjauh darinya. Dengan demikian, ia dapat membebaskan diri dari manipulasi dan pengaruh Iblis dan hidup dalam terang Tuhan. Ketahuilah bahwa hajaran dan penghakiman Tuhan adalah terang, terang keselamatan manusia, dan tidak ada berkat, kasih karunia, atau perlindungan yang lebih baik bagi manusia” (“Pengalaman Petrus: Pengetahuannya tentang Hajaran dan Penghakiman” dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”). Dahulu aku tidak pernah memiliki pemahaman praktis tentang bagian ini. Kupikir percaya kepada Tuhan hanya berarti sering membaca firman Tuhan, melaksanakan tugasku dengan rajin, dan melakukan apa yang Tuhan katakan, bahwa ini cukup untuk mendapatkan perkenanan Tuhan.

继续阅读“Impianku Menjadi Seorang Sutradara”

Kasih Karunia Tuhan Membebaskannya dari Pernikahan yang Menyakitkan (Bagian 2)

Gereja Tuhan Yang Maha kesaksian rohani kristen  |  kuasa Kasih Karunia Tuhan Membebaskannya dari Pernikahan yang Menyakitkan (Bagian 2) 

Oleh Saudari A’Jiao, Hong Kong

Firman Tuhan Memecahkan Kebingungannya dan Hatinya Tenteram

Suatu waktu, dalam sebuah kebaktian, Jiao memberi tahu saudara-saudarinya tentang semua kepedihan dan kebingungannya, dan salah seorang saudari membacakan beberapa bagian firman Tuhan kepadanya: “Terlahir di tanah yang kotor seperti itu, manusia telah dirusak teramat parah oleh masyarakat, dia telah dipengaruhi oleh etik feodal, dan dia telah diajar di “institusi pendidikan tinggi.” Pemikiran terbelakang, moralitas rusak, pandangan licik terhadap kehidupan, filsafat menjijikkan, eksistensi yang sungguh tidak berharga, dan gaya hidup serta adat-istiadat bejat—semua ini telah teramat parah memasuki hati manusia, dan sangat menggerogoti dan menyerang hati nuraninya. Akibatnya, manusia semakin menjauh dari Tuhan, dan semakin menentang-Nya” (“Memiliki Watak yang Tidak Berubah Berarti Memusuhi Tuhan”). “Satu demi satu, semua tren ini membawa pengaruh jahat yang terus-menerus merusak moral manusia, menyebabkan mereka terus kehilangan hati nurani, rasa kemanusiaan, dan akal budi, serta semakin menurunkan moral dan kualitas karakter mereka, sampai-sampai kita bahkan dapat mengatakan bahwa sebagian besar orang sekarang tidak memiliki kejujuran, tidak memiliki kemanusiaan, demikian pula mereka tidak memiliki hati nurani, apalagi akal budi.

继续阅读“Kasih Karunia Tuhan Membebaskannya dari Pernikahan yang Menyakitkan (Bagian 2)”