apa itu iman kristen? | Iman dan kesaksian: Berkat Tuhan membuat saya bebas dari pernikahan yang menyakitkan. (Bagian 1)
Oleh Saudari A’Jiao, Hong Kong
Jiao duduk di dekat jendela menatap akta cerai di tangannya dengan perasaan lega. Oleh karena kasih karunia dan keselamatan Tuhan, Jiao akhirnya bebas dari pernikahannya yang menyakitkan. Dia menatap jalan di luar jendela, dan segala yang terjadi antara dirinya dan mantan suaminya melintas di benaknya …
Menemukan Kebahagiaan
Jiao sama seperti kebanyakan gadis lain. Saat masih remaja, dia bermimpi tumbuh dewasa dan menemukan seorang suami yang akan sangat mencintainya. Terutama ketika dia membaca novel romantis atau menonton idola layar kaca di TV dan melihat cinta tanpa akhir antara tokoh utama pria dan wanita, dia memercayai gagasan “cinta adalah yang tertinggi,” dan “menua bersama, bergandengan tangan” sebagai cita-cita pernikahan masa depannya sendiri, dan dia ingin sekali memiliki cinta yang agung. Menurutnya, pada saat itulah hidupnya tidak akan sia-sia.
Saat sudah siap menikah, dia bertemu dengan Ming. Ming sangat mencintai Jiao, dan Jiao menganggap Ming sebagai pasangan seumur hidupnya, dan karenanya mereka memulai sebuah keluarga bersama. Setelah mereka menikah, Ming semakin peduli kepada Jiao; dia toleran terhadap kesalahannya dan selalu menafkahinya, dan Jiao merasa seperti wanita paling bahagia di dunia.