Mengalami Penganiayaan yang Kejam telah Memperkuat Imanku kepada Tuhan

Oleh Saudari Zhao Rui, Provinsi Shanxi

 

Namaku Zhao Rui. Karena kasih karunia Tuhan, seluruh keluargaku mulai mengikut Tuhan Yesus pada tahun 1993. Pada tahun 1996, ketika berusia enam belas tahun, aku tertarik akan kasih Tuhan Yesus dan mulai melayani di gereja dan berkhotbah. Namun, tak lama kemudian, aku mulai mengamati banyak hal di dalam gereja yang membuatku sangat kecewa: para rekan kerja terlibat dalam tipu daya terhadap satu sama lain, saling mengucilkan, dan bersaing demi kekuasaan dan keuntungan. 继续阅读“Mengalami Penganiayaan yang Kejam telah Memperkuat Imanku kepada Tuhan”

Kasih Tuhan Telah Membentengi Hatiku

Oleh Saudari Zhang Can, Provinsi Liaoning

 

Di keluargaku, semua orang selalu sangat rukun. Suamiku adalah seorang pria yang sangat perhatian dan peduli, dan putraku sangat bijaksana dan selalu menghormati orang yang lebih tua dari dirinya. Terlebih lagi, kami cukup kaya. Secara teori, aku seharusnya sangat senang, tetapi kenyataan tidak berjalan seperti itu. Tidak peduli seberapa baik suami dan putraku memperlakukan aku dan seberapa kayanya kami, tidak ada yang bisa membuatku bahagia. 继续阅读“Kasih Tuhan Telah Membentengi Hatiku”

Firman Tuhan Menciptakan Keajaiban Hidup

Oleh Saudari Yang Li, Provinsi Jiangxi

 

Ibuku meninggal saat aku masih kecil, jadi aku harus menanggung beban berat tanggung jawab rumah tangga sejak usia muda. Setelah menikah, tanggung jawabku menjadi sangat memberatkan sehingga rasanya aku hampir tidak bisa bernapas di bawah beban tersebut. Setelah kenyang dengan kesusahan dan kesengsaraan hidup, lama-kelamaan aku menjadi depresi dan sedih, pendiam dan tertutup, dan aku menyia-nyiakan hari demi hari. 继续阅读“Firman Tuhan Menciptakan Keajaiban Hidup”

Sebuah Lagu Kehidupan di Tengah Kehancuran

Oleh Gao Jing, Provinsi Henan

 

Pada tahun 1999, aku beruntung menerima pekerjaan Tuhan yang Mahakuasa pada akhir zaman. Melalui pembacaan firman Tuhan, aku merasakan otoritas dan kuasa di dalam firman Tuhan, dan merasa bahwa firman ini adalah suara Tuhan. Mampu mendengar firman yang diungkapkan kepada umat manusia oleh Sang Pencipta menggerakkan diriku melampaui kemampuanku untuk melukiskannya, dan untuk pertama kalinya, aku merasakan damai dan sukacita jauh di dalam rohku yang dihasilkan oleh pekerjaan Roh Kudus dalam diri manusia. 继续阅读“Sebuah Lagu Kehidupan di Tengah Kehancuran”

Kasih Tuhan Menyertaiku di Dalam Penjara Setan yang Gelap

Oleh Saudari Yang Yi, Provinsi Jiangsu

 

Aku adalah seorang Kristen dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa dan aku telah menjadi pengikut Tuhan Yang Mahakuasa selama lebih dari sepuluh tahun. Selama waktu ini, satu hal yang tidak akan pernah kulupakan adalah kesengsaraan yang mengerikan ketika aku ditangkap oleh polisi PKT (Partai Komunis Tiongkok) sepuluh tahun yang lalu. Waktu itu, meskipun aku disiksa dan diinjak-injak oleh para setan jahat, dan hampir mati beberapa kali, Tuhan Yang Mahakuasa menggunakan tangan-Nya yang perkasa untuk membimbing dan melindungiku, menghidupkanku kembali, dan menyelamatkanku …. Melalui ini, aku benar-benar mengalami ketidakterbatasan dan kehebatan kekuatan hidup Tuhan, dan mendapatkan kekayaan hidup yang berharga yang diberikan kepadaku oleh Tuhan. 继续阅读“Kasih Tuhan Menyertaiku di Dalam Penjara Setan yang Gelap”

Penganiayaan dan Penderitaan Membuatku Jauh Lebih Mengasihi Tuhan

Oleh Saudari Liu Zhen, Provinsi Shandong

 

Namaku Liu Zhen. Aku berusia 78 tahun dan hanya seorang Kristen biasa di Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Aku berterima kasih kepada Tuhan Yang Mahakuasa karena telah memilihku, seorang wanita tua dari desa yang biasa-biasa saja di mata dunia. Setelah menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa pada akhir zaman, setiap hari aku berdoa kepada Tuhan, mendengarkan pembacaan firman-Nya, dan pergi ke pertemuan dan bersekutu dengan saudara-saudariku, dan lambat laun, aku mulai memahami beberapa kebenaran dan memiliki pemahaman yang jelas tentang hal-hal tertentu. 继续阅读“Penganiayaan dan Penderitaan Membuatku Jauh Lebih Mengasihi Tuhan”

Semangat Hidup Yang Tak Pernah Dapat Dipadamkan

Oleh Saudari Dong Mei, Provinsi Henan

 

Aku adalah orang awam yang menjalani kehidupan yang biasa-biasa saja. Seperti banyak orang yang mendambakan terang, aku telah mencoba banyak cara untuk mencari makna sesungguhnya dari keberadaan manusia, sehingga hidupku dapat lebih bermakna. Pada akhirnya, semua upayaku sia-sia. 继续阅读“Semangat Hidup Yang Tak Pernah Dapat Dipadamkan”

Setelah Dirusak oleh Iblis, Aku Jauh Lebih Menyadari Betapa Berharganya Kasih Karunia Tuhan

Oleh Saudara Xu Qiang, Daerah Otonomi Mongolia Pedalaman

 

Namaku Xu Qiang. Aku dahulu bekerja sebagai kontraktor teknik, memimpin sekelompok besar orang di banyak proyek teknik setiap tahun, dan penghasilanku cukup besar. Di mata para rekan sekerjaku, aku memiliki keluarga yang sempurna, karier yang lancar, dan prospek yang tak terbatas; mereka pasti menganggapku orang paling beruntung. 继续阅读“Setelah Dirusak oleh Iblis, Aku Jauh Lebih Menyadari Betapa Berharganya Kasih Karunia Tuhan”

Pengalaman Lebih Dalam Akan Kasih Tuhan Dengan Memasuki Sarang Setan

Oleh Saudari Fenyong, Provinsi Shanxi

 

Meskipun dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh kedua orang tuaku sejak aku masih kecil, dalam hatiku, aku sering merasa kesepian dan tidak memiliki seorang pun tempatku bersandar. Aku sepertinya selalu dicengkeram oleh kesengsaraan yang tak terpahami yang tidak mampu kuatasi. Aku sering bertanya pada diriku sendiri: Mengapa orang hidup? Bagaimana seharusnya kita hidup? 继续阅读“Pengalaman Lebih Dalam Akan Kasih Tuhan Dengan Memasuki Sarang Setan”

Merasakan Cinta Tuhan di Tengah-Tengah Kesulitan

Oleh Chen Lu, Provinsi Zhejiang

 

Aku lahir pada tahun 1980-an di sebuah desa—kami telah turun-temurun menjadi sebuah keluarga petani kecil. Aku mencurahkan diri ke dalam studiku sehingga aku dapat mengikuti ujian masuk kampus dan melepaskan diri dari kehidupan desa yang miskin dan terbelakang. Ketika aku mulai duduk di bangku sekolah menengah, aku berkenalan dengan Sejarah Seni Barat, dan ketika aku melihat begitu banyak lukisan cantik seperti “Kejadian”, “Taman Firdaus”, dan “Perjamuan Terakhir”, barulah aku menyadari bahwa ada satu Tuhan di alam semesta yang telah menciptakan segala sesuatu. 继续阅读“Merasakan Cinta Tuhan di Tengah-Tengah Kesulitan”