Tuhan diam dan tidak pernah menampakkan diri kepada kita tetapi pekerjaan-Nya tidak pernah berhenti. Dia memandang seluruh dunia dan memerintah atas segala sesuatu, dan memandang perkataan serta perbuatan manusia. Pengelolaan-Nya dilaksanakan dalam beberapa langkah dan menurut rencana-Nya. Rencana itu dijalankan dengan diam-diam, tanpa efek dramatis, tetapi langkah kaki-Nya semakin mendekat kepada umat manusia dan takhta penghakiman-Nya ditegakkan di seluruh alam semesta dalam kecepatan cahaya, dan segera diikuti oleh turunnya takhta-Nya di antara kita. Betapa pemandangan yang megah, pemandangan yang mulia dan mencengangkan. Seperti burung merpati, dan singa yang mengaum, Roh datang di antara kita. Dia bijaksana, Dia benar dan megah. Dia diam-diam datang di antara kita, memiliki otoritas dan penuh dengan kasih dan belas kasihan. Tidak ada yang sadar akan kedatangan-Nya, tidak ada yang menyambut kedatangan-Nya, dan tidak ada yang tahu apa yang akan dilakukan-Nya.
Kilat dari Timur | Firman Tuhan – Mengenal Tiga Tahap Pekerjaan Tuhan adalah Jalan untuk Mengenal Tuhan Bagian Satu
Pekerjaan mengelola umat manusia dibagi dalam tiga tahap, artinya pekerjaan menyelamatkan manusia dibagi dalam tiga tahap. Ketiga tahap ini tidak termasuk pekerjaan penciptaan dunia, melainkan tiga tahap pekerjaan di Zaman Hukum Taurat, Zaman Kasih Karunia, dan Zaman Kerajaan. Pekerjaan menciptakan dunia adalah pekerjaan menciptakan seluruh umat manusia. Ini bukan pekerjaan menyelamatkan manusia, dan tidak ada hubungannya dengan pekerjaan menyelamatkan manusia, karena ketika dunia diciptakan, manusia belum dirusak oleh Iblis, jadi tidaklah diperlukan pekerjaan penyelamatan manusia. 继续阅读“Firman Tuhan – Mengenal Tiga Tahap Pekerjaan Tuhan adalah Jalan untuk Mengenal Tuhan Bagian Satu”→
Kilat dari Timur | Firman Tuhan Harian – “Perbedaan Mendasar Antara Tuhan yang Berinkarnasi dan Orang-Orang yang Dipakai oleh Tuhan” – Kutipan 137
Ketika Tuhan datang ke bumi, Dia hanya melakukan pekerjaan-Nya dalam keilahian. Itulah yang dipercayakan Roh surgawi kepada Tuhan yang berinkarnasi. Ketika Dia datang, Dia hanya pergi untuk menyampaikan firman di mana-mana, menyuarakan perkataan-Nya dengan berbagai cara dan dari berbagai sudut pandang. Dia terutama menjadikan tugas memenuhi manusia dan mengajar manusia sebagai tujuan dan prinsip pekerjaan-Nya, dan tidak memusingkan diri dengan hal-hal seperti hubungan antar manusia atau detail kehidupan manusia. Pelayanan utama-Nya adalah berbicara atas nama Roh. Ketika Roh Tuhan menampakkan diri secara nyata dalam daging, Dia hanya membekali kehidupan manusia dan melepaskan kebenaran.
Renungan Harian – “Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik III” – Kutipan 125
Pernikahan: Titik Peristiwa Keempat
Seiring bertumbuh dan bertambah dewasanya seseorang, ia mulai menjauh dari orang tua dan lingkungan tempat ia dilahirkan dan dibesarkan, kemudian mulai mencari arah hidup dan mengejar tujuan hidupnya dengan cara yang berbeda dari kedua orang tuanya. Pada saat ini ia tidak lagi membutuhkan kedua orang tuanya, yang ia butuhkan adalah pasangan untuk menghabiskan hidup dengannya: seorang teman hidup, orang yang nasibnya akan terjalin erat dengannya. Dengan demikian, peristiwa besar pertama yang harus dihadapi seseorang setelah mencapai kemandirian adalah pernikahan, inilah titik peristiwa keempat yang harus dilalui seseorang.
Kilat dari Timur | Firman Tuhan Harian – “Orang Jahat Pasti Dihukum” – Kutipan 329
Sebelumnya, ketika Tuhan berdiam di surga, manusia melakukan tindakan-tindakan mereka secara kebiasaan, tanpa berpikir. Saat ini, Tuhan sudah berada di tengah-tengah manusia—tidak ada yang tahu sudah berapa tahun lamanya—tetapi dalam bertindak, manusia tetap saja menjalankan kebiasaan mereka tanpa berpikir dan berusaha membodohi-Nya. Bukankah manusia terlalu terbelakang dalam berpikir? Ini sama seperti Yudas: Sebelum Yesus datang, Yudas berbohong untuk memperdayai saudara-saudarinya, dan bahkan setelah Yesus datang, dia tetap tidak berubah; dia sama sekali tidak mengenal Yesus, dan pada akhirnya dia mengkhianati-Nya. Bukankah ini karena dia tidak mengenal Tuhan? Jika hari ini engkau semua masih tidak mengenal Tuhan, ada kemungkinan engkau semua bisa menjadi Yudas yang lain, dan sebagai akibatnya, tragedi penyaliban Yesus di Zaman Kasih Karunia, ribuan tahun lalu, akan terulang kembali. Tidakkah engkau semua percaya akan hal ini? Ini fakta! Saat ini, sebagian besar orang berada dalam situasi serupa—mungkin Aku menyatakan hal ini sedikit terlalu awal—dan orang-orang ini semuanya adalah tokoh-tokoh yang memainkan peran Yudas. Aku bukan bicara omong kosong, tetapi berdasarkan fakta—dan engkau tidak mungkin tak teryakinkan. Meskipun banyak orang mengenakan kedok kerendahan hati, di dalam hati mereka tidak ada apa-apa selain kolam air yang menggenang, parit berair busuk. Saat ini, ada terlalu banyak orang seperti ini di gereja, dan engkau semua mengira bahwa Aku sama sekali tidak menyadarinya. Hari ini, Roh-Ku mengambil keputusan bagi-Ku, dan memberi kesaksian bagi-Ku. Apakah engkau berpikir Aku tidak tahu apa-apa? Apakah menurutmu Aku sama sekali tidak mengerti pikiran-pikiran licik dalam hatimu sekalian, hal-hal yang engkau sembunyikan di dalam hatimu? Sebegitu mudahnyakah Tuhan ditipu? Apakah menurutmu engkau bisa memperlakukan Dia sesukamu? Di masa lalu, karena khawatir engkau akan terbelenggu, Aku terus memberikan kebebasan kepadamu sekalian, tetapi umat manusia tidak mampu mengerti bahwa Aku sedang berlaku baik kepada mereka, dan ketika Aku memberi hati, mereka minta jantung. Tanyakan saja di antaramu sekalian: Aku hampir tidak pernah menangani siapa pun, dan tidak pernah menegur siapa pun dengan enteng—tetapi Aku sangat jelas mengetahui motivasi dan konsepsi manusia. Apakah menurutmu, Tuhan itu sendiri, yang tentang-Nya Tuhan memberikan kesaksian, itu bodoh? Jika demikian, harus Kukatakan bahwa engkau terlalu buta! Aku tidak akan memarahimu, tetapi mari kita lihat saja, bisa menjadi sebejat apa dirimu. Lihat saja apakah siasat licikmu dapat menyelamatkanmu, atau apakah usaha terbaikmu untuk mengasihi Tuhan dapat menyelamatkanmu. Hari ini, Aku tidak akan menghukummu; mari kita nantikan waktu Tuhan, dan kita lihat saja bagaimana Dia akan membalasmu. Aku tidak punya waktu untuk merumpi denganmu sekarang, dan Aku tidak bersedia menunda pekerjaan-Ku yang lebih besar demi kepentinganmu belaka. Tidak pantas bagi Tuhan untuk membuang-buang waktu menangani belatung semacam dirimu—jadi kita lihat saja seberapa jauh engkau bisa merendahkan akhlakmu. Orang-orang seperti ini tidak mengejar pengenalan akan Tuhan sama sekali, dan mereka tidak memiliki sedikit pun kasih akan Dia, tetapi tetap menginginkan Tuhan menyebut mereka sebagai orang benar—bukankah ini menggelikan? Karena sejumlah kecil manusia memang jujur, Aku hanya akan memusatkan perhatian pada menyediakan kehidupan bagi manusia. Aku hanya akan menyelesaikan apa pun yang perlu Kuselesaikan sekarang, tetapi di kemudian hari, Aku akan membalas tiap-tiap orang sesuai perbuatannya. Aku telah menyampaikan apa yang harus dikatakan, karena inilah sesungguhnya pekerjaan-Ku. Aku melakukan hanya apa yang harus Kulakukan, bukan apa yang tidak harus Kulakukan. Kendati demikian, Kuharap engkau semua meluangkan lebih banyak waktu untuk merenung: Sebenarnya, seberapa banyak dari pengenalanmu akan Tuhan itu yang benar? Apakah engkau adalah orang yang telah sekali lagi memakukan Tuhan di kayu salib? Sebagai kata penutup dari-Ku: Celakalah mereka yang menyalibkan Tuhan.
Rekomendasi:
Kesaksian orang Kristen Remaja | TUJUH BELAS? PERSETAN KAU! | Kesaksian Kemenangan Bagi Penganiayaan Remaja Kristen
Kilat dari Timur | Firman Tuhan Harian – “Mereka yang Tidak Sesuai dengan Kristus Pasti Merupakan Lawan Tuhan” – Kutipan 304
Semua orang berharap memandang wajah sejati Yesus dan rindu berada bersama-Nya. Aku yakin tidak seorang pun saudara atau saudari yang akan mengatakan tidak ingin memandang wajah-Nya atau meluangkan waktu bersama dengan Dia. Sebelum engkau semua memandang Yesus, yakni sebelum engkau memandang Tuhan yang berinkarnasi, mungkin engkau punya banyak pertanyaan, misalnya, bagaimana perawakan-Nya, cara bicara-Nya, gaya hidup-Nya, dan seterusnya. Namun, ketika benar-benar memandang Dia, gagasanmu seketika berubah. Mengapa demikian? 继续阅读“Firman Tuhan Harian – “Mereka yang Tidak Sesuai dengan Kristus Pasti Merupakan Lawan Tuhan” – Kutipan 304″→
Kilat dari Timur | Film Rohani Kristen – Klip Film Menguak Misteri Tentang Alkitab(1)Membongkar: Adakah Firman Atau Pekerjaan Tuhan Selain Yang Ada Di Dalam Alkitab?
Para pendeta dan penatua dunia keagamaan sering mengajarkan orang-orang bahwa tidak ada firman dan pekerjaan Tuhan di luar Alkitab, jadi melampaui Alkitab berarti sesat. Apakah gagasan ini masuk akal? Apakah ini sesuai dengan realita pekerjaan Tuhan? Pekerjaan penebusan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus di Zaman Kasih Karunia tidak tercatat dalam Perjanjian Lama dan melampaui Perjanjian Lama. Jika melampaui Alkitab itu sesat, bukankah berarti kita juga mengutuk pekerjaan Tuhan? 继续阅读“Film Rohani Kristen – Klip Film Menguak Misteri Tentang Alkitab(1)”→
Renungan Harian – “Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik III” – Kutipan 136
Sikap dan Penerapan yang Benar bagi Seseorang yang Ingin Tunduk kepada Otoritas Tuhan
Dengan sikap seperti apa seharusnya manusia sekarang mengenal dan memandang otoritas Tuhan beserta fakta akan kedaulatan Tuhan atas nasib manusia? Inilah masalah nyata yang menghadang setiap orang. Ketika menghadapi masalah kehidupan sebenarnya, bagaimana harusnya engkau mengenal dan memahami otoritas Tuhan dan kedaulatan-Nya? Ketika engkau tidak tahu bagaimana memahami, mengatasi dan mengalami masalah-masalah ini, sikap bagaimana yang harus engkau ambil untuk menunjukkan niat, keinginan, dan realitas ketundukanmu terhadap kedaulatan dan penataan Tuhan? Pertama-tama, engkau harus belajar menunggu; selanjutnya engkau harus belajar mencari; kemudian engkau harus belajar tunduk. “Menunggu” berarti menunggu waktu Tuhan, menanti orang-orang, peristiwa, dan hal-hal yang telah ia atur bagimu, menanti kehendak-Nya untuk secara bertahap terungkap sendiri bagimu.
Film Rohani Kristen | Klip Film MENGETUK PINTU(2)Kesalahan-kesalahan Apa Yang Paling Mudah Dilakukan Waktu Menyambut Kedatangan Tuhan
Orang-orang beriman yang berada dalam dunia agama mempercayai apa yang dikatakan pendeta dan penatua: “Semua firman Tuhan dan pekerjaan-Nya terdapat dalam Alkitab. Semua yang tidak tercantum dalam Alkitab bukan merupakan firman Tuhan.” Apakah ini terdapat dasar dalam Alkitab? Apakah Tuhan Yesus mengatakan hal ini? 继续阅读“Film Rohani Kristen | Klip Film MENGETUK PINTU(2)”→
Ku kembali di k’luarga Tuhan, gembira dan bahagia.
Ku terhormat mengenal Tuhan, ku beri hatiku pada-Nya.
Walau lewati Lembah Air Mata, ku lihat keindahan Tuhan.
Kasihku pada Tuhan tumbuh setiap hari,
Tuhan sumber sukacitaku.
Terpesona keindahan Tuhan, hatiku melekat pada-Nya.
Ku tak pernah cukup mengasihi Tuhan,
lagu pujian memenuhi hatiku. 继续阅读“Lagu Rohani Kristen Terbaru 2019 | “Kebahagiaan di Tanah Kanaan Yang Baik” | Dunia Firman Tuhan”→